Vasektomi, Diiming-imingi Rp 250 Ribu

24

PONOROGO – Pria sulit diajak program keluarga berencana (KB) dengan metode vasektomi. DPPKB Ponorogo sampai harus memberi sejumlah iming-iming agar masyarakat bersedia mengikuti prosedur yang juga disebut dengan medis operasi pria (MOP) itu. ‘’Kami beri uang Rp 250 ribu bagi pria yang bersedia MOP,’’ ujar Kepala DPPKB Ponorogo Harjono.

Anggaran yang dialokasikan per orang untuk MOP Rp 400 ribu per orang. ‘’Tapi ditanggung total Rp 650 ribu. Rp 400 ribu untuk tindakan medis, Rp 250 ribu sebagai pengganti tidak bekerja selama dua hari,’’ jelas Harjono.

Saat ini, ada 650 pria di Bumi Reyog yang mengikuti KB dengan metode MOP. Diharapkan lebih banyak lagi. Yang jadi soal, warga setempat juga menggemari KB dengan metode-metode lain. ‘’Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya KB perlu ditingkatkan,’’ kata dia.

Menurut Harjono, masyarakat perlu untuk menyadari pentingnya menggunakan KB. Dengan KB, masyarakat dapat lebih sejahtera. Pesan itu acap ditekankan Harjono dalam berbagai kesempatan. Di samping pelayanan terhadap KB juga perlu ditingkatkan. Sebab, baru di Puskesmas Bungkal yang sejauh ini memiliki pelayanan MOP. ‘’Karena dokternya harus punya sertifikasi khusus. Jangka panjangnya, setiap puskesmas harus ada dokter yang mampu memberikan pelayanan tersebut,’’ pungkasnya. (naz/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here