Vario v Vario, Satu Orang Luka Parah

101

NGAWI – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) melibatkan pelajar kembali terjadi. Kali ini di Km 02-03 Jalan Raya Ngawi-Caruban masuk Desa Karangasri, Ngawi. Beruntung, si pelajar hanya menderita babras. Namun, lawannya mesti dirawat intensif lantaran mengalami luka serius.

Laka lantas tersebut terjadi kemarin (15/3) sekitar pukul 09.00. ‘’Di pertigaan Taman Sukowati. Saat mengambil jalan, pengendara pelajar kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan arus lalu lintas di sekitarnya,’’ kata Kanit Laka Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo.

Pelajar bermotor itu adalah Febriana, warga Jalan Branjangan, Desa Beran, Ngawi. Mengendarai Honda Vario nopol AE 2314 MW, saat itu pelajar 13 tahun tersebut  memboncengkan seorang temannya. Sampai di pertigaan Taman Sukowati, Febriana berniat menyeberang dari utara. Pada saat bersamaan, melaju dari arah barat Lasito, 50, warga Desa Kawu, Kedunggalar, dengan Vario nopol AE 5111 MK. ‘’Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak bisa dihindari,’’ ujar Cipto.

Sisi kanan depan Vario Febriana keras tertabrak moncong Vario Lasito. Keduanya jatuh tersungkur di tempat kejadian perkara (TKP). Febriana dan yang dibonceng menderita luka babras. Sementara, Lasito mesti dilarikan ke RS Widodo karena menderita luka cukup parah. ‘’Korban (Lasito, Red) mengalami dislokasi lutut kiri, pusing-pusing, dan luka babras di beberapa bagian tubuh,’’ terang Cipto.

Cipto tidak menampik bahwa pelajar menjadi salah satu penyumbang angka kecelakaan di wilayah hukumnya. Pun, jumlahnya terbilang tinggi. Terkait kondisi tersebut, pihaknya sudah kerap memberikan imbauan kepada sejumlah sekolah, terutama SMP sederajat, agar melarang siswanya bersekolah mengendarai motor. ‘’Dua kendaraan yang terlibat laka lantas sudah kami amankan sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut,’’ pungkasnya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here