AdvertorialNgawi

Usung Konsep Famtrip, Disparpora Ngawi Gandeng Biro Perjalanan

NGAWI Jurus terbaru dilakukan pemkab untuk mengangkat potensi wisata Ngawi. Dalam pameran wisata, produk unggulan, dan investasi (PWPUI) yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ngawi, panitia mengusung konsep family trip (famtrip).

Pada pameran tersebut, panitia sengaja menggandeng sejumlah biro perjalanan dari beberapa daerah tetangga berkeliling di tempat-tempat wisata unggulan Ngawi. ‘’Sambil sharing dan membuat paket wisata supaya kunjungannya bisa meningkat,’’ ungkap Kabid Pariwisata Disparpora Ngawi Totok Sugiharto Senin (21/7).

Pameran itu sendiri mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tidak kurang dari 20 ribu pengunjung hadir untuk meramaikan acara yang digelar di Alun-Alun Merdeka selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Juli itu. ‘’Tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua,’’ kata Totok.

Totok menjelaskan, pameran tersebut memiliki beberapa tujuan. Di antaranya, mempromosikan semua potensi di Ngawi. Baik potensi pariwisata, usaha kecil menengah (UKM), maupun investasi. Selain itu, untuk membangun kerja sama dan sinergitas antar-stakeholder. Terutama yang mengikuti kegiatan pameran tersebut. ‘’Supaya dalam mempromosikan beberapa potensi tersebut bisa lebih optimal,’’ terangnya.

Totok mengatakan, ada beberapa perbedaan antara gelaran pameran wisata tahun ini dengan 2018 lalu. Pertama, jika sebelumnya hanya melibatkan disparpora, tahun ini juga diikuti beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lain. Di antaranya, dinas koperasi dan usaha mikro, dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu, dinas pertanian, dinas sosial, dinas lingkungan hidup, dinas ketahanan pangan, serta dinas perdagangan perindustrian dan tenaga kerja. ‘’Ada juga dari lapas (lembaga pemasyarakatan, Red), polres, dan pelaku usaha kuliner,’’ sebutnya.

Menurut Totok, pameran itu memberikan multiefek ekonomi bagi masyarakat sekitar. Hadirnya puluhan ribu pengunjung menjadi berkah bagi para pelaku usaha kuliner, mainan anak-anak, hingga jasa parkir. ‘’Hari pertama ada sekitar 6 ribu pengunjung. Hari kedua 14 ribu,’’ ungkapnya.

Totok memastikan, upaya mengangkat potensi Ngawi tidak berhenti di kegiatan pameran itu. Melainkan ada upaya tindak lanjut yang akan dilakukan. Salah satunya mengampanyekan gerakan berwisata di Ngawi sebelum ke daerah lain. ‘’Sesuai slogan Negeri Ngawi Ramah. Dari Ngawi, Oleh Ngawi, dan Untuk Ngawi,’’ ucapnya.

Totok memastikan, pameran tahun depan lebih spektakuler. ‘’Kami pastikan lebih ramai lagi, karena Pak Bupati juga ingin daerah tetangga diundang ikut berpameran,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close