UNBK SMP, Kesiapan Sarpras Belum Seratus Persen

17

PONOROGO – Pemkab tak ingin ada noda dalam penyelenggaraan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tahun ajaran 2018/2019. Sebab, tahun ajaran ini merupakan yang pertama kalinya UNBK digelar secara serentak di seluruh lembaga SMP. Baik negeri maupun swasta. ‘’Kebutuhan di seluruh sekolah (sarpras) memang belum seratus persen terpenuhi, tapi tidak mengurangi kelancaran,’’ sebut Bupati Ipong Muchlissoni, kemarin.

Kemarin (22/4), bupati memantau pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Jenangan dan SMPN 2 Ponorogo. Sekaligus memantau UN di SDN 3 Mangkujayan. Hasil pantauannya di ketiga sekolah, tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan hari pertama kemarin. Siswa SD maupun SMP dapat mengikuti ujian mapel Bahasa Indonesia dengan baik. ‘’Yang penting anak-anak semangat dan gembira. Mengerjakan soal kalau tidak gembira, hasilnya tidak bagus,’’ ujarnya.

Kendati, diakuinya belum seluruh SMP menyelenggarakan UNBK secara mandiri. Sekitar 50 persen lembaga, kata dia, menumpang di sekolah lain. Namun, kondisi tersebut juga terjadi di sejumlah daerah di Jatim maupun nasional. ‘’UNBK ini pertama di tingkat SMP secara serentak. Secara keseluruhan, hari pertama terselenggara dengan baik,’’ kata dia.

Kepala Dindik Tutut Erliena tak menampik belum semua sekolah nasibnya sebaik SMPN 2 yang mampu memenuhi UNBK mandiri dengan 317 komputer. Tahun ini, 92 lembaga SMP, baik swasta maupun negeri (termasuk MTs) mengikuti UNBK. ‘’50 persen di antaranya menggabung dengan sekolah lain. Belum semua lembaga memiliki sarpras memadai,’’ imbuh mantan kepala SMAN 1 Ponorogo itu. (naz/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here