UNBK, Siswa SMK Kesehatan Nebeng

60

MEJAYAN – Belasan siswa SMK Kesehatan Gesma Usada (GU) harus mengungsi saat mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) April nanti. Sebab, mereka bakal mengikuti ujian di SMK PGRI Wonoasri. Itu dilakukan lantaran sekolah tak memenuhi syarat menggelar evaluasi nasional di sekolah. ‘’Semuanya sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya saat pertemuan rutin MKKS (musyawarah kerja kepala sekolah, Red),’’ kata Sadirin, ketua MKKS SMK swasta Subrayon IV Kabupaten Madiun.

Nebengnya SMA kesehatan Gesma Usada tak memengaruhi pelaksanaan ujian. Sebab, jumlah komputer yang tersedia mencukupi. Pun kebutuhan server memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Sebanyak 11 siswa SMK kesehatan itu mendapat perlakuan yang sama kendati nebeng. ‘’Sekarang juga sudah dilakukan plotting untuk pelaksanaannya nanti,’’ ujar Sadirin.

Kata dia, enam ruangan laboratorium komputer sekolah sudah disiapkan menjadi tempat pelaksanaan ujian. Sadirin menuturkan, pelaksanaan UNBK bakal digelar dengan tiga sif setiap harinya. Yakni dengan memanfaatkan puluhan unit komputer dengan tiga server. Kesebelas siswa SMK kesehatan itu bakal menghuni ruang buncit alias laboratorium VI. ‘’Ikut di sif ketiga,’’ imbuhnya.

Sadirin mengungkapkan, semua pelajar asal SMK Kesehatan Gesma Usada itu dapat melaksanakan UNBK di SMK PGRI Wonoasri secara gratis alias tidak dipungut biaya. Dia mengklaim ada lembaga lain yang meminta biaya tambahan saat ditumpangi sekolah lain di kawasan Kabupaten Madiun saat pelaksanaan UNBK. Termasuk biaya parkir di sekolah. ‘’Kalau di subrayon saya tidak ada seperti itu, tidak tahu di tempat lain,’’ ungkapnya. (mg1/c1/pra)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here