Ulah Trio Maling Ini Terbongkar usai Jual Barang Curian di FB

2224

NGAWI – Tiga pemuda ini kelewat berani melakukan tindak pidana pencurian. Teguh, 23, Budi, 26, dan Dika, 22, nekat mencuri seperangkat sound system. Ketiga pemuda asal Desa Campurasri, Karangjati, itu sampai tiga kali bolak-balik menguras gudang milik Arif Budiyanto, 36, di Dusun Templek, Ringinanom, Karangjati.

Kondisi pintu gudang yang sedikit terbuka memancing kenekatan tiga pemuda tersebut. ‘’Kasus ini terbongkar setelah BB (barang bukti, Red) hendak dijual di lapak online,’’ kata Kapolsek Karangjati AKP Suparman kemarin (30/1).

Ketiga pemuda itu ditangkap polisi di tempat berbeda Senin lalu (28/1). Teguh dan Budi dibekuk di rumah masing-masing. Sementara, Dika digelandang petugas dari tempatnya bekerja di Desa Pulerejo, Balerejo, Kabupaten Madiun.

Teguh cs melancarkan aksi pencuriannya pada 31 Desember 2018 lalu. Mereka mengembat tiga speaker, sebuah amplifier, dan tiga trek belt. Ulah panjang tangan tiga pemuda itu baru terbongkar setelah korban mendapati foto satu boks sound yang diyakini miliknya di grup jual-beli Facebook (FB). ‘’Korban lalu melapor ke Mapolsek Karangjati, Senin lalu (28/1),’’ ujar Suparman.

Dari akun Facebook pengunggah sound itu, identitas Teguh dikantongi aparat kepolisian. Hari itu juga, sejumlah petugas menangkap pelaku di rumahnya. Teguh tidak bisa berkelit lantaran petugas mendapati beberapa barang bukti pencurian. Saat diperiksa, pelaku mengaku mencuri bersama dua rekannya. Dari kicauan Teguh, polisi giliran membekuk Budi dan Dika.

Di hadapan penyidik, ketiganya mengaku nekat mencuri karena ada kesempatan. Saat melintas di lokasi kejadian, mereka melihat pintu gudang dalam kondisi sedikit terbuka. Lalu, secara bergantian ketiganya mengangkut tiga buah peranti sound menggunakan motor. ‘’Tiga tersangka ini melancarkan aksinya malam hari saat TKP (tempat kejadian perkara, Red) sepi,’’ ungkapnya.

Kepada polisi, tiga tersangka mengaku baru sekali itu melakukan tindak pidana pencurian. Awalnya, Teguh cs berencana memakai sendiri peranti sound system tersebut. Namun, karena terdesak kebutuhan, mereka akhirnya berniat menjual barang hasil curian tersebut. ‘’Barang bukti dan motor yang dipakai mencuri juga kami amankan,’’ pungkas Suparman. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here