Ulah Nekat Warga di Zona Steril Parkir

79

NGAWI – Rambu lalu lintas di sejumlah jalan protokol Ngawi seolah sekadar menjadi pajangan. Buktinya, banyak pemilik kendaraan yang dengan santai memarkir mobilnya di bahu jalan. Padahal, jelas-jelas terdapat papan tanda larangan parkir.

Tidak hanya warga biasa, ada pula kalangan pejabat yang melakukan kebiasaan tidak tertib aturan tersebut. ‘’Sudah biasa (memarkir kendaraan di titik-titik steril parkir, Red), dan selama ini tidak pernah ada teguran,’’ kata salah seorang warga yang kedapatan memarkir di zona terlarang kemarin (27/3).

Pria parobaya itu juga mengaku mengetahui bahwa pemkab telah menyediakan kantong parkir. Namun, dia enggan memarkir kendaraannya masuk ke sana dengan alasan jaraknya lebih jauh.

Kebiasaan sejumlah warga memarkir kendaraan di zona terlarang mengundang keprihatinan kalangan wakil rakyat. Pun, pihak berwenang dinilai wajib memberikan pemahaman. ‘’Kalau memang kondisinya seperti itu berarti perlu ada sosialisasi,’’ ujar anggota Komisi IV DPRD Ngawi Amirulyati.

Amirul –sapaan akrab Amirulyati- mengatakan, satpol PP atau dinas perhubungan (dishub) harus mengambil langkah penegakan jika memang menginginkan Ngawi Kota menjadi kawasan tertib aturan. ‘’Apalagi, kondisinya sekarang sudah semakin parah, terutama di beberapa ruas jalan yang padat arus lalu lintasnya,’’ ungkapnya.

Diakuinya, cukup sulit untuk membiasakan masyarakat menaati peraturan. Namun, membiarkan mereka melakukan pelanggaran juga tidak bisa dibenarkan. ‘’Nanti akan kami komunikasikan dengan dinas terkait untuk tindak lanjutnya,’’ janjinya. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here