Uji Ketahanan Mental Tuan Rumah

249

TIMNAS Rusia dalam tekanan berat sebelum menjalani laga pembuka Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki malam nanti. Tim besutan Stanislav Cherchesov itu sama sekali belum pernah menang dari enam laga uji coba terakhir mereka. Catatannya dua kali imbang saat lawan Turki (5/6) dan Spanyol (15/11). Serta takluk dari Argentina (11/11), Brasil (23/3), Prancis (27/3), dan Austria (31/5).

Hasil tersebut jelas bukan sinyal positif bagi Rusia. Karena itu, laga perdana grup A melawan Arab Saudi nanti ibarat menguji ketahanan mental tim Sbornaya tersebut. Sekaligus penentu langkah Alan Dzagoev dkk untuk menatap pertandingan berikutnya melawan Mesir (20/6) dan Uruguay (25/6).

Menariknya, meski Arab Saudi tidak difavoritkan lolos, performa mereka belakangan ini patut dicemaskan skuad Rusia. Tim besutan Juan Antonio Pizzi itu mampu memberikan perlawanan sengit saat menghadapi Jerman pada partai uji coba Sabtu lalu (9/6). Mereka mampu membuktikan bahwa tidak ada lagi peserta yang layak disebut tim gurem.

Selain itu, hasil pertandingan uji coba yang dijalani Arab Saudi sebelum Piala Dunia 2018 bergulir juga lebih baik dibanding Rusia. Dari lima kali uji coba, The Green Falcons mampu meraih dua kemenangan di antaranya serta tiga kali kalah.

Arab Saudi juga unggul dalam segi peringkat FIFA atas Rusia. Mereka bertengger di peringkat 63, sementara Rusia berada dua setrip di bawahnya. Meskipun demikian, ada harapan bagi Sbornaya menang di laga ini. ‘’(Rusia) akan melewati ronde pertama. Saya telah melatih dan belajar (selama menjadi pelatih Rusia) dan saya berharap kualitas yang ada dapat membantu tim tersebut melangkah lebih jauh di Piala Dunia kali ini,’’ ujar Fabio Capello, mantan Pelatih Rusia, seperti dikutip dari laman resmi FIFA.

Pada laga malam nanti, Cherchesov besar kemungkinan tetap memakai skema 4-2-3-1. Dia menempatkan Fyodor Smolov sendirian di depan. Penyerang FC Krasnodar itu bakal ditopang oleh Alexander Samedov dan Aleksandr Golovin di lini sayap dan Alan Dzagoev di posisi second striker.

Kendati begitu, kuartet barisan depan Rusia itu belum menunjukkan perfoma apik. Mereka kerap kali bermasalah dalam penyelesaian akhir. Kondisi itu diperburuk dengan lemahnya barisan pertahanan mereka yang digalang oleh Sergei Ignashevich.

Buktinya dalam empat laga terakhir mereka hanya mencetak dua gol. Ditambah kebobolan delapan kali. Belum lagi, saat melawan Austria dan Turki, Rusia hanya bisa sekali menembak tepat sasaran. Tetapi, Cherchesov melihat banyak ruang untuk perbaikan jelang melawan Arab Saudi. ‘’Kesalahan individu perlu dihilangkan. Saya juga tidak berbicara tentang tujuan, tetapi tentang penyelesaian serangan yang logis,’’ kata pelatih 54 tahun itu seperti dikutip dari Reuters.

Sementara itu, skema 4-1-4-1 berpeluang diterapkan Juan Antonio Pizzi saat timnya berhadapan dengan Rusia nanti. Dalam formasi itu, pria berkewarganegaraan Spanyol tersebut berusaha memaksimalkan kualitas Mohammad Al Sahlawi dalam urusan mencetak gol. Pemain asal klub Al Nassr itu bakal didukung dari second line oleh Salman Al-Faraj dan Taisir Al-Jassim. ‘’Kami mulai berani berinisiatif dalam laga ini. Tentu, kami sudah siap berlaga di Piala Dunia 2018,’’ kata Pizzi sebagaimana dilansir laman Al Jazirah. (her/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here