Turjib Ajang Jaga Kekompakan Antarmember YNCI

101

BERKAUS oranye sejumlah member Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) Chapter Madiun Raya sibuk membagi-bagikan takjil di depan balai Kota Madiun. Selesai acara ratusan member dari Madiun, Magetan, Ponorogo,  itu bergeser ke sebuah rumah makan berbuka. Panitia mem-booking 120 lebih kursi untuk menampung seluruh member. Suasana keakraban terjalin ditimpali guyonan. ‘’Acara bagi takjil Minggu (12/5) serentak di seluruh Indonesia, itu perintah dari YNCI pusat di Jakarta,’’ kata Ribut Siswoyo, ketua YNCI Chapter Madiun Raya.

Itu salah satu kegiatan Ramadan ini. Selain itu, setiap Jumat member YNCI Chapter Madiun Raya rutin menggelar  kopi darat (kopdar) setelah pukul 19.00. Hari Jumat dipilih lantaran sebagian besar membernya karyawan. ‘’Setiap kumpul ada iuran kas dan tercatat,’’ terangnya.

YNCI dirintis September 2015 silam. Bermula dari pertemuan tak sengaja lima orang di alun-alun Madiun. Seiring waktu berjalan mereka kerap berkumpul bersama dan sepakat mendirikan komunitas. Kala itu namanya Madiun Max Community (MMC) yang mewadahi penggemar motor berbodi jumbo itu. ‘’Terus ada penawaran bergabung dengan YNCI pusat. Akhirnya, 20 Desember 2015 deklrasi jadi YNCI Madiun Raya,’’ kenangnya.

Telaga Sarangan jadi saksi bisu peresmian komunitas motor ini. Dihadiri perwakilan YNCI dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jakarta. Perjalanan komunitas lokal hingga terafiliasi nasioal ini dilalui cukup mudah.  Salah satu syaratnya harus memiliki member sedikitnya 20 orang. ‘’Kami waktu itu malah sudah ada lebih dari 20 orang,’’ paparnya.

Jumlah member terus bertambah jadi 120 orang. Bahkan,  member YNCI Chapter Madiun Raya ini mendirikan kembali komunitas sejenis jadi  Chapter Magetan, Ponorogo dan Ngawi. ‘’Ibaratnya YNCI Chapter Madiun Raya itu ibunya, chapter-chapter ini anak-anaknya,’’ tambah sekretaris YNCI Chapter Madiun Raya Sofyan Yulianto.

Sofyan bergabung sejak akhir 2016, setahun kemudian dipercaya jadi sekretaris. Di komunitas ini memiliki kepengurusan mulai ketua, sekretaris, bendahara sampai sejumlah divisi. Setahun sekali ada agenda turjib (turing wajib). Sofyan sudah ikut turjib edisi Mojosemi Forest Park, Malang dan Jogjakarta.

Lazimnya tur, safety riding diutamakan. Tidak sedikit yang mengajak anggota keluarga. ‘’Turjib jadi ajang silaturahmi dan kumpul bareng. Ini salah satu cara kami menjaga kekompakan,’’  paparnya.

Setiap member baru membayar iuran kas dengan jumlah tertentu untuk mendapatkan stiker,  kaus dan nomor lambung. Stiker ditempel di depan dan belakang motor. Sekaligus jadi penanda keanggotaan. ‘’Kalau kaus itu member wajib beli. Sebagian dari penjualan kaus masuk kas dan setiap tahun kami ganti kausnya biar nggak bosen,’’  jelasnya.

Satu hal lagi yang membuatnya berkesan sejak bergabung komunitas ini adalah jika menemui masalah dengan motor akan banyak yang membantu. ‘’Pernah bannya bocor saya share ke grup ada bala bantuan yang datang,’’ pungkasnya. (dil/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here