Ngawi

Tuntut Kejelasan Juknis Ujian, Peserta Seleksi Perangkat Datangi Kantor Desa

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Lagi, seleksi calon perangkat desa menuai protes. Kali ini terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal. Bahkan, protes itu muncul saat baru memasuki tahap pembekalan dan sosialisasi juknis pelaksanaan ujian.

Kamis siang (13/8), sekitar 30 pendaftar mendatangi kantor desa setempat untuk melancarkan protes. Dalam mediasi yang dihadiri pejabat Kecamatan Kendal, mereka mendesak panitia menunda ujian karena dinilai tidak siap. ‘’Pada sosialisasi Rabu malam (12/8) panitia tidak mengakomodasi pertanyaan peserta dan menutup secara sepihak,’’ kata Reddy Wibowo, perwakilan pendaftar.

Dalam mediasi itu pula, kedua belah pihak sama-sama bersikukuh dengan hal yang diyakininya. Pun, saling beradu argumen sebelum akhirnya ditengahi pihak kecamatan. ‘’Undangan baru diberikan, tapi Sabtu (15/8) ujian sudah dilaksanakan,’’ ujarnya.

Padahal, sesuai perbup, pelaksanaan ujian dilakukan minimal tujuh hari setelah sosialisasi. Setelah melalui perdebatan alot, akhirnya disepakati ujian ditunda pada 24 Agustus mendatang.

Ketua panitia Sukirno menyatakan pihaknya sangat terbuka dengan keinginan para peserta. Pun, berupaya menjalankan tahapan seleksi calon perangkat desa sesuai aturan yang berlaku. ‘’Kami selalu memegang aturan yang ada,’’ tegasnya.

Sementara itu, Camat Kendal Kusnu Heri Purwanto menilai keinginan peserta soal kejelasan teknis ujian merupakan hal wajar. ‘’Persiapan panitia juga harus matang,’’ tuturnya. ‘’Kami berharap peserta dan panitia guyub rukun menjaga kondusivitas,’’ imbuhnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close