Magetan

Tunggu Pembangunan Playground Alun-Alun Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Bukan pemandangan yang langka untuk melihat anak-anak bermain di skatepark. Setiap hari, puluhan anak TK riang bermain di sana. Sayangnya, tak banyak tempat yang bisa dijadikan arena bermain. Selain spot di pojok utara yang notabene untuk bermain skateboard. ‘’Anak-anak suka bermain perosotan di sini,’’ kata Ratna Puspita, seorang pendamping siswa.

Dia membawa puluhan siswanya untuk bermain di alun-alun. Baru kali pertama ini sekolahnya mengajak anak-anak belajar di luar kelas. Anak-anak tampak kegirangan belajar di alun-alun yang luas itu. Tak ada tempat bermain yang layak memang. Skatepark yang tak seberapa luas itu penuh dengan siswanya. Bahkan, ada yang tergencet karena berebutan ingin bermain perosotan. ‘’Di sini kan sejuk. Ada pohonnya. Anak-anak katanya suka disini,’’ ungkapnya.

Siswa yang tak kebagian tempat memilih untuk berlari kecil mengelilingi alun-alun. Ada pula yang memanjat pohon. Ratna sampai kewalahan. Dia tak mungkin membiarkan siswa TK itu bermain sendiri, jauh dari jangkauannya. Namun, apa daya. Seluruh siswanya tak mungkin dikumpulkan di skatepark. Tak cukup. Lain cerita jika ada playground yang luas dengan berbagai macam wahana permainan anak. ‘’Ini sebenarnya bukan perosotan. Tapi, tidak apa-apa,’’ ucapnya.

Di dekat sekolahnya memang tak ada taman bermain. Sehingga, dia kesulitan untuk mengajak anak-anak refreshing. Sekaligus menyelipkan materi bimbingan seperti menjaga kebersihan. Tak hanya bermain, siswa diajak memunguti sampah di alun-alun. Baik sampah dari bungkus makanan yang mereka bawa maupun sampah yang ditinggalkan pengunjung lainnya. ‘’Kalau bisa diperbanyak taman seperti alun-alun ini. Juga dilengkapi wahana bermainnya,’’ harap Ratna.

Ratna pun menagih janji pemkab agar lekas membuatkan playground bagi anak-anak. Saat ini, pembangunan di alun-alun mulai terlihat. Ada toilet dan shelter yang dibangun di sisi timur. Di PKL center, juga ada fasilitas tambahan. Pepohonan di sana dilengkapi dengan boks. Sehingga bisa digunakan untuk tempat duduk sambil menikmati makanan. ‘’Semoga tahun depan bisa ditambah lagi item yang dibangun. Khususnya untuk anak-anak,’’ ucapnya.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Magetan Rudy Subagyo mengatakan, pengembangan alun-alun memang dilakukan secara bertahap. Tahun depan bakal dilanjutkan kembali. Menyesuaikan keuangan daerah. Playground masuk dalam masterplan pengembangan. ‘’Karena alun-alun ini diproyeksikan untuk tempat rekreasi keluarga. Jadi tempat bermain,’’ sebutnya. (bel/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close