Tunda Relokasi Pedagang Eks Stasiun sampai 7 Februari

113

PONOROGO – Pasca pemkab mengunci kesepakatan dengan 19 pedagang eks stasiun untuk boyongan ke pasar sementara, transaksi niaga masih berdenyut di seputaran aset PT KAI tersebut. Tersebab lahan relokasi di selatan los 4 pasar sementara yang sampai kini belum siap dihuni. Pemkab memberi kelonggaran batas waktu sampai 7 Februari. ‘’Kami undur relokasi,’’ kata Kasatpol PP Supriyadi kemarin (1/2).

Kepada Radar Ponorogo, Supriyadi mengklaim sudah 681 pedagang eks stasiun yang telah mendaftar relokasi. Menyusul ribuan pedagang dari Pasar Legi Songgolangit dan eks pengadilan. Itu termasuk 19 pedagang yang terakhir dikunci kesepakatan saat audiensi, sepekan lalu. ‘’Mereka bakal ditempatkan di los 4 dan sisi selatannya,’’ ujarnya.

Senyatanya, penyiapan areal selatan los 4 belum selesai hingga kemarin. Satpol PP memastikan, areal selatan itu baru kelar diuruk tanah. Belum diplester semen sebagaimana telah dijanjikan. ‘’Prediksi awalnya, 28 Januari selesai pengurukan sekaligus rabat semen. Tapi karena cuaca, belum bisa selesai. Jadi kami ajukan perpanjangan ke bupati,’’ tutur Supriyadi.

Supriyadi mengklaim terus memantau kondisi eks stasiun dan pasar sementara dari hari ke hari. Saat ini, karena tempat yang belum siap, pedagang memang masih diperbolehkan berjualan di sisi barat Jalan Soekarno Hatta tersebut. Namun, pemkab ingin memastikan bahwa 7 Februari nanti merupakan hari terakhir niaga berdenyut di pasar eks stasiun. ‘’Nanti pedagang boyongan mandiri. Kalau diperlukan, kami siap membantu. Intinya, kami akan pastikan 7 Februari batas terakhir relokasi,’’ tegasnya. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here