Tujuh Truk Dump tanpa Penutup Bak Ditindak

35
KENA TILANG: Petugas Satlantas Polres Pacitan menghadang truk dump pengangkut material breakwater Pelabuhan Tamperan lantaran membahayakan pengguna jalan lainnya.

MADIUN, Jawa Pos Radar Pacitan – Karut-marut proyek pembangunan breakwater Pelabuhan Tamperan kian parah. Penanganan dugaan penggunaan material tambang ilegal belum usai. Kini angkutan materialnya disoal. Dianggap membahayakan pengguna jalan lain, tujuh unit truk dump pengangkutan material ditindak. ‘’Tidak dilengkapi penutup,’’ kata Kasatlantas Polres Pacitan AKP Miftakhul Amin Minggu (18/8).

Truk-truk itu diamankan saat melintas di Jalan Raya Pacitan-Solo, Tamperan, sejak Jumat lalu (16/8). Tanpa penutup, lanjut Amin, dikhawatirkan material yang diangkut berjatuhan ke jalan. Sehingga, jadi jebakan bagi kendaraan di belakangnya. Terlebih jika sampai menimpa. Pun bak truk dianggap rawan pecah. Kondisi bak mulai melebar di bagian atas. Sementara material yang dibawa berukuran besar dan berat. ‘’Kalau pecah bisa menimpa kendaraan lain di sekitarnya,’’ ujarnya.

Dari tujuh truk yang ditilang, satu di antaranya diamankan di Mapolres Pacitan. Pasalnya, tidak dilengkapi surat-surat. Hanya STNK yang sudah kedaluwarsa. Sejumlah temuan pelanggaran juga turut ditilang. ‘’Semua kendaraan yang melanggar dan membahayakan pengguna jalan lain juga kami tertibkan,’’ bebernya.

Menurut Amin, truk dump boleh mengangkut material. Hanya, pengemudi harus menaati aturan. Yakni, membawa surat kelengkapan kendaraan. ‘’Khusus truk angkutan material kami minta dilengkapi penutup. Termasuk terpal. Supaya tidak membahayakan pengguna jalan lain,’’ jelasnya. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here