Truk Hantam Truk di Km 585 Tol Ngawi-Kertosono, Tiga Luka

143

NGAWI – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalan tol kembali terjadi. Mitsubishi Truck Colt Diesel nopol AA 1831 BE bernasib apes di Km 585+600 tol Ngawi-Kertosono. Truk nahas itu menabrak truk lain di ruas tol masuk Desa Kersoharjo, Geneng, pada Rabu dini hari (26/12) pukul 02.00. Akibat insiden tersebut, tiga korban luka-luka. ’’Truk yang tertumbur belum diketahui identitasnya,’’ kata Kanit Laka Polres Ngawi Ipda Cipto Utoyo kemarin (26/12).

Truk nopol AA 1831 Be dikemudikan Adiono, 26, warga Desa Sumber Suko, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Truk berkelir kuning itu melaju dari arah timur dengan dua orang penumpang. Yakni, Suharto Putro, 42, asal Desa Ngundikan, Kecamatan Wilangan, Nganjuk, bersama Rafi, 12, putranya. Celaka mulai mendekati ketiganya sesaat setelah memasuki kilometer 585 tol Ngawi–Kertosono. ’’Karena kurang memperhatikan arus lalu lintas, truk menghantam kendaraan yang melaju di depannya,’’ ujar Cipto.

Perjalanan yang semula normal-normal saja, berubah seketika menjadi celaka. Adiono kelewat dalam menginjak pedal gas truk yang dikemudikannya. Saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), dia tidak begitu sadar ada truk di depannya. Tabrakan antara moncong truk dengan bak truk yang belum diketahui identitasnya itu tidak bisa dihindari. Kepala truk yang dikemudikan Adiono ringsek. Sementara truk yang tertabrak enggan berhenti alias kabur. ‘’Ketiga penumpang truk mengalami luka-luka akibat laka lantas tersebut,’’ imbuh Cipto.

Melaju dengan kecepatan tinggi dan kurang memperhatikan arus lalu lintas membuat ketiga penumpang truk meringis kesakitan. Adiono mengalami luka babras di kaki. Sementara luka cukup parah diderita Suharto Putro. Selain luka babras, kaki kanannya ditengarai patah tulang. Pun Rafi yang mengeluh pusing akibat benturan di kepalanya. ’’Ketiga korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,’’ terang Cipto.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait laka lantas tersebut. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Dari hasil olah TKP dan sejumlah keterangan yang berhasi dihimpun, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kurang hati-hatinya sopir truk saat mengemudi. Pun, sopir truk diduga melaju dengan kecepatan tinggi. ’’Akan kami selidiki. Untuk sementara, truk kami amankan sebagai barang bukti,’’ pungkas Cipto. (mg8/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here