NgawiPeristiwa

Truk Bermuatan Buruh Tani Terguling, Satu Tewas

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sebulan setelah mobil pikap pengangkut sembilan orang celaka di ruas ring road timur Ngawi, insiden serupa terulang. Giliran Truk Mitsubishi nopol AE 8513 EB mengangkut 25 orang terguling di area persawahan Desa Mojomanis, Kwadungan, Selasa (22/10). Sulastri, 58, warga Desa Cabean, Sawahan, Kabupaten Madiun, tewas akibat tergencet bodi kendaraan. Empat penumpang lainnya terluka. ‘’Kalau sebulan lalu tidak ada korban jiwa,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo.

Padahal, Undang-Undang (UU) 22/2012 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan melarang kendaraan barang untuk mengangkut orang. Realitanya, banyak truk dan pikap bak terbuka abai dan santai melintasi jalanan Bumi Orek-Orek. Lantas, sejauh mana penindakannya? ‘’Tidak pernah menghitung, tapi dalam seminggu bisa tiga-empat kali razia. Belasan truk ditindak,’’ ujarnya.

Cipto menegaskan, kendaraan angkutan dilarang mengangkut orang. Sekalipun sudah diberi tambahan penutup pada baknya. Sebab, keamanan para penumpang belum terjamin. Sayangnya, penindakan berulang kali belum bisa memberi efek jera. Sulit mengubah mindset warga yang pilih menyewa pikap dan truk untuk efisiensi biaya. Sedangkan pemilik kendaraan tergiur dengan upahnya. ‘’Mereka tidak memikirkan faktor keselamatan,’’ tuturnya.

Laka lantas di Jalan Ngawi-Kwadungan Km 19 itu bermula ketika rombongan buruh tani asal Mojomanis naik truk yang disopiri Eko Suroso, 43, warga setempat. Tujuannya memanen padi di Desa Sumber, Pangkur. Menjelang tempat kejadian perkara (TKP), truk oleng setelah melewati jalan bergelombang. Sopir berusaha mengendalikan kendaraannya.

Apes, karena melaju terlalu pinggir, truk masuk area persawahan. Kendaraan bersama puluhan penumpang yang didominasi perempuan itu terguling beberapa kali. Sebelum akhirnya berhenti dalam posisi miring. ‘’Korban yang luka sebagian dibawa ke puskesmas dan lainnya rujuk ke rumah sakit,’’ terang Cipto seraya menyebut penumpang selamat mengalami shock. (gen/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close