Truk Arjo Renggut 2 Nyawa Pengendara di Ruas Jetis

399

PONOROGO – Truk pengangkut ribuan liter minuman keras (miras) jenis arak jowo (arjo) menabrak motor hingga menyebabkan dua pengendara tewas. Nahas itu terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek Km 7-8 pukul 02.00 kemarin (3/1). Tepatnya di Desa/Kecamatan Jetis, Ponorogo.

Moch. Fany Pujo Nugroho asal Desa Plosogenuk, Perak, Jombang, yang mengemudikan truk nopol N 8435 UN langsung melarikan diri. Dia yang sebenarnya merupakan kenek truk lari ke rumah saudaranya di Bungkal. Merasa ketakutan, dia bersama Rudi Fatnuri, 25, warga Desa Plosogenuk, Perak, Jombang, sopir asli, akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Bungkal. ‘’Saat itu saya ngantuk, dari Blitar berangkat pukul 23.00,’’ kata Rudi.

Berdasarkan pengakuan Rudi, dia mendapat perintah dari bosnya mengambil sedikitnya 1.494 liter arjo yang sudah dikemas ke dalam 83 dus dari Blitar. Minuman haram tersebut hendak dikembalikan ke Bekonang, Sukoharjo, Jateng, lantaran tidak sesuai pesanan. ‘’Yang ngirim awal bukan saya. Saya mendapat perintah untuk mengambil saja karena tidak sesuai pesanan,’’ ujarnya.

Sesampainya di Trenggalek, Rudi merasa letih dan ngantuk. Karena itu, dia meminta Pujo menggantikannya mengemudi. Sesampainya di lokasi kejadian, Pujo kurang awas hingga truknya menghantam motor Honda Beat AE 2176 WL yang melaju dari arah barat. Kerasnya benturan membuat Shaden Is Firmansyah, 19, pengendara asal Desa Bancangan, Sambit, terpental. Termasuk Budi Winarto, 30, asli Desa Besuki, Sambit, yang membonceng, turut terpelanting. Keduanya mengalami luka parah dan meninggal seketika. ‘’Saya lari ke rumah saudara di Bungkal. Takut, akhirnya lapor ke polsek,’’ ungkap Rudi.

Sementara itu, warga di lokasi kejadian lapor ke petugas bahwa telah terjadi tabrak lari yang menyebabkan dua pengendara tewas. Awalnya petugas menggelandang Pujo dan Rudi bersama dengan kendaraan untuk diperiksa ke Mapolsek Jetis karena telah melakukan tabrak lari. Petugas yang curiga akhirnya membongkar muatan. ‘’Kami dapat laporan dari warga, akhirnya kami cari, dan ternyata di Polsek Bungkal pelaku sudah menyerahkan diri,’’ kata Kapolsek Jetis AKP Suwito.

Setelah dibongkar, petugas terkejut lantaran truk muatan tersebut mengangkut minuman keras. Ribuan liter arjo diamankan untuk diperiksa. Rudi telah menjalani pekerjaan tersebut sejak 2017. Awalnya Rudi merupakan kenek truk yang sering melintas daerah pabrik arjo tersebut. Dari situlah dia sering pulang membawa minuman memabukkan itu. ‘’Akhirnya kenal sama bosnya dan mengantar sampai sekarang,’’ ujarnya.

Polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Termasuk mengembangkan temuan ribuan liter arjo. Pun petugas juga belum dapat memastikan pasal yang bakal dikenakan untuk pelaku. ‘’Masih penyelidikan, bisa dikenakan pasal berlapis,’’ tegasnya. (mg7/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here