Trailer Mogok, Jalur Pacitan-Ponorogo Macet Tujuh Jam

153

PACITAN – Gara-gara tak kuat menanjak, trailer pengangkut tiang listrik beton macet di Dusun Dondong, Gemaharjo, Tegalombo, Pacitan. Posisinya melintang di tengah jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur Pacitan-Ponorogo macet total. Antrean kendaraan mengular lebih dari tujuh kilometer. ‘’Ada kerusakan mesin, RPM (rotation per minute, Red)-nya gak bisa tinggi,’’ kata Basuki, pengemudi trailer, kemarin (28/1).

Basuki berencana mengirim 25 batang tiang listrik beton itu ke Pacitan. Berangkat dari Surabaya, sekitar pukul 06.30 kemarin (28/1) sampai di tanjakan Dondong. Namun, trailernya tak kuat menanjak di kemiringan lebih dari 25 derajat itu. Bahkan, trailer nopol L 8684 UU tersebut sempat mundur hingga melintang menutup seluruh badan jalan. ‘’Sempat saya coba berkali-kali tapi tetap gak kuat naik,’’ ungkap warga Tuban tersebut.

Sejatinya, bukan kali pertama ini Basuki ke Pacitan. Pun sebelum berangkat dia telah mengecek kondisi kendaraannya. Namun sial, trailernya rusak di tengah jalan hingga menimbulkan kemacetan parah. Untuk mengevakuasi, dia sengaja mendatangkan mekanik dari Madiun. ‘’Masih menunggu mekaniknya, nanti kalau sudah selesai lanjut perjalanan,’’ ujarnya.

Udin, salah seorang pengguna jalan ke arah Ponorogo, terjebak kemacetan sejak pukul 07.00. Dia sempat berencana putar balik lewat jalur alternatif. Namun, menurut warga, kondisi jalan amat berbahaya dan berlumpur karena hujan. Sehingga, dia memutuskan bertahan dan menunggu perbaikan trailer tersebut. ‘’Semoga cepat selesai. Karena tadi sempat dengar suara mesin dicoba beberapa kali,’’ harapnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Pacitan Ipda Amrih Widodo menyebut hingga pukul 13.30 petugas masih berjibaku mengurai kemacetan. Lantaran tak ada jalur alternatif, antrean kendaraan tertahan di jalan nasional tersebut. Sekitar pukul 14.00 trailer nahas itu berhasil dipinggirkan. ‘’Saat ini sudah lancar dan kami atur dulu supaya arus kendaraan bisa lewat,’’ jelasnya sore kemarin.

Amrih mengimbau para pengguna jalan menuju Pacitan untuk berhati-hati. Pasalnya, kondisi jalur didominasi tikungan dan tanjakan. Ditambah potensi longsor seiring musim penghujan ini. ‘’Saat kondisi lelah dan mengantuk kami sarankan untuk beristirahat dan jangan memaksakan diri karena berbahaya,’’ imbaunya.

Pantauan di lokasi kejadian, kendaraan dari arah Pacitan maupun Ponorogo mengular hingga beberapa kilometer. Terparah, dari arah Ponorogo. Pun beberapa pengendara keluar dari kendaraan dan bersantai di sekitar lokasi. Sementara, kendaraan roda dua dapat melintas lantaran terdapat sela di antara truk yang melintang. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here