Tragis, usai Garap Sawah Kesetrum Listrik Pompa Air

29

NGAWI – Tewas dengan wajah menghitam dan luka bakar di tubuh. Nahas itu menimpa Susanto, warga Dusun Sukorejo, Desa/Kecamatan Paron. Pria 42 tahun tersebut meregang nyawa diduga akibat tersengat arus listrik pompa irigasi di area persawahan dusun setempat. ‘’Korban ditemukan kali pertama oleh dua orang petani lainnya di sawah,’’ kata Kapolsek Paron AKP Widodo kemarin (14/4).

Susanto ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa pada Sabtu (13/4) sekitar pukul 04.00. Posisi korban saat itu berada di samping pompa listrik irigasi area persawahan. Tangan kirinya masih menempel di pompa. ‘’Korban bekerja membajak sawah tak jauh dari TKP (tempat kejadian perkara, Red),’’ imbuhnya.

Korban diketahui mulai menggarap sawah pada Jumat (13/4) bersama sejumlah petani lain. Setelah pekerjaan rampung sekitar pukul 15.00, Susanto mendadak menghilang. Pun, sampai malam korban Susanto tidak kunjung pulang ke rumah. ‘’Lalu, petani yang sempat menggarap sawah bersamanya berinisiatif mencari korban,’’ ujar Widodo.

Sukir dan Sugimin adalah yang kali pertama menemukan jasad korban di TKP. Mata kedua tetangga korban itu terbelalak melihat tubuh Susanto terbujur kaku dengan wajah menghitam di samping pompa listrik dan tak jauh dari traktornya. Selain itu, bibir bawahnya mengalami luka robek sekitar tiga sentimeter.

Susanto juga mengalami luka bakar hingga kulit terkelupas pada bagian tangan, kaki, serta dada, korban. ‘’Setelah mendapatkan laporan dari perangkat desa setempat, korban kami evakuasi untuk pemeriksaan medis,’’ terang Widodo.

Widodo mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Hasil pemeriksaan medis, luka-luka pada tubuh Susanto murni karena tersengat arus listrik.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP. Yakni, satu mesin pompa air listrik 3.500 watt, satu buah saklar, dan kabel listrik. ‘’Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,’’ pungkas Widodo. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here