Tower Nyaris Tumbang, Belasan Warga Diungsikan

459

PACITAN – Tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 94 di dusun Kasihan, Ketepung, Kebonagung, bentoyong nyaris tumbang. Pun, kawat konduktor tower di Dusun Kasihan, Desa Ketepung, Kecamatan Kebonagung, itu terputus.

Soijan, warga setempat, semula mendengar suara keras dari lokasi perbaikan tower. Tak lama setelahnya, dia beserta enam kepala keluarga (KK) di sekitarnya diminta mengungsi. ‘’Sekitar 12 orang yang mengungsi dibagi ke dua rumah, tak jauh dari sini,’’ ujarnya, Kamis (11/10).

Dalam pengungsian, warga terdampak pun dirundung cemas. Meski tak ada hal buruk terjadi hingga pagi. Namun, sekitar pukul 12.30 keesokan harinya, kawat konduktor jatuh. Menimpa beberapa permukiman warga dan merusak atap dan genting. Kawat itu juga menimpa sebuah kandang sapi di permukiman setempat. Tower yang semula hanya bengkok akhirnya patah menjadi satu. ‘’Saat kejadian tak ada yang di dalam rumah karena sebelumnya sudah diungsikan,’’ tuturnya.

Karena belum kondusif, warga setempat kembali mengungsi. Sembari berharap adanya ganti rugi atas kerusakan yang menimpa rumah-rumah yang tertimpa kawat konduktor tersebut. ‘’Sekarang masih belum aman, apalagi anginnya kencang,’’ ungkap Soijan.

Nova Biantoro membenarkan sedang melakukan proses pembongkaran tower secara bertahap sejak sepekan. Saat kejadian, petugas pembongkaran sedang beristirahat. ‘’Saat kejadian (putus, Red) sedang off pekerjaan,’’ ungkap pejabat pelaksana K-3 dan keamanan UPT PLN Madiun itu.

Nova menduga jatuhnya kawat konduktor yang menimpa beberapa rumah itu dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya sapuan angin kencang di lokasi pembongkaran. Atau, beban kawat konduktor yang terlampau berat. ‘’Saat ini kondisi tower jadi satu. Sebelumnya bengkok seperti rukuk,’’ jelasnya. (mg6/c1/fin)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here