Totok: Butuh Banyak Tahapan Realisasi Wisata Kampung Kerbau

47

NGAWI – Jauh panggang dari api. Ungkapan tersebut kiranya tepat untuk menggambarkan rencana pemkab menjadikan kampung kerbau Dusun Bulakpepe, Desa Banyubiru, Widodaren, sebagai destinasi wisata. ‘’Butuh banyak tahapan dan waktu yang panjang untuk merealisasikanya,’’ kata Kabid Pariwisata Disparpora Ngawi Totok Sugiharto kemarin (19/4).

Totok tidak menampik bahwa pihaknya kepincut dengan adanya ratusan kerbau di Desa Banyubiru. Kendati begitu, banyak yang mesti dipertimbangan untuk menjadikan kampung kerbau sebagai destinasi wisata. ‘’Sangat berpotensi sebenarnya. Tapi, untuk pengembangan seperti pembelian lahan, butuh persetujuan banyak pihak,’’ ucap Totok.

Totok menyebut, pemberdayaan swakelola dan kerja sama dengan investor swasta bisa menjadi langkah percepatan mewujudkan kampung kerbau Banyubiru. Namun, semua kembali lagi kepada warga setempat. ‘’Kalau melalui pemerintah setempat harus ada konsep wisata yang jelas sesuai aturan,’’ ungkapnya.

Selain urusan administratif, Totok juga menyebut rendahnya antusiasme warga menjadi kendala tersendiri. ‘’Selama ini, kami tidak mendapati adanya peran aktif yang menunjukkan niat serius untuk mewujudkan destinasi wisata. Selain belum ada konsep yang matang, tidak ada pembahasan intens ke dinas dari pihak yang bersangkutan,’’ papar Totok.

Totok tidak menampik bahwa sebenarnya banyak potensi wisata di Ngawi. Namun, selama ini lebih banyak yang dikelola pihak desa setempat dan swasta ketimbang yang diurus pemkab. ‘’Yang dikelola pemkab sejauh ini hanya ada empat yaitu Taman Tawun, Museum Trinil, Kepatihan, dan alun-alun,’’ sebutnya.

Totok mengamini bahwa ratusan kerbau milik warga Bulakpepe yang hilir-mudik ke kawasan hutan milik Perthutani saban pagi dan sore merupakan magnet kuat untuk menyedot wisatawan. Namun, yang bisa dilakukan pemkab saat ini sekadar membantu mempromosikan. ‘’Rencananya akan di-up pada saat acara Gumbrekan Mahesa seperti tahun lalu,’’ pungkasnya. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here