Tompi dan Andien Galang Donasi untuk Istri Pencipta Hymne Guru

108

MADIUN – Nestapa Ignatia Damijati, istri mendiang pencipta Hymne Guru Sartono, mengundang simpati artis ibu kota. Penyanyi Tompi dan Andien tergerak membantu. Melalui situs donasi kitabisa.com dua penyanyi tersebut gencar berkampanye mengajak masyarakat berdonasi untuk membantu Damijati.

Hasilnya, donasi yang dibuka sejak Kamis malam (31/1) sampai kemarin (3/2) melalui crowdfunding yang berbasis  di Jakarta Selatan itu berhasil mengumpulkan uang senilai Rp 120 juta. Penggalangan donasi dilakukan agar Damijati tidak menjual seperangkat gamelan miliknya. Muncul niatan menjual gamelan hadiah dari mantan Menkopolhukam Djoko Suyanto untuk dipakai ngontrak rumah. Sebab, rumah keprabon mendiang Sartono saat ini akan dijual oleh ahli waris. ’’Rencananya besok (hari ini, Red) akan kami kirimkan langsung ke rekening Bu Damijati secara bertahap. Karena kampanye ini masih bergulir  dan donasi juga  masih akan terus bertambah,’’ kata Fania Hamada, perwakilan kitabisa.com, kepada Jawa Pos Radar Madiun kemarin (3/2).

Kemarin sore (3/2) dibantu Fania sempat video call (VC) dengan dua artis tersebut.  Terekam percakapan singkat di antara keduanya. Diawali VC dengan Andien berlanjut Tompi. Damijati merasa haru dan bersyukur. Sementara sang artis berharap bisa bertemu langsung dengan perempuan 69 tahun itu. ’’Karena (Tompi dan Andien) belum bisa ke sini (rumah Damijati, Red), mereka senang bisa menjadi penghubung kampanye ini,’’ ujarnya.

Donasi yang terkumpul diharapkan bisa membeli rumah  almarhum Sartono yang dijual. Atau membelikan rumah baru untuk Damijati. Namun, begitu mendengar fakta rumah Damijati akan diakuisisi Kemendikbud, donasi yang terkumpul bisa dimanfaatkan untuk hal lain. ’’Mungkin bisa dipakai untuk mewujudkan impian Bu Damiijati dengan ketopraknya. Kitabisa.com akan menginformasikan pemanfaatan dana itu untuk apa saja kepada donatur,’’ tuturnya sembari menyebut para donatur tergerak berdonasi untuk membantu membeli rumah Bu Damijati.

‘’Bahkan ada juga yang ngusul kenapa kok nggak sekalian beli rumah untuk beliau. Tapi kalau memang ada rencana mau diakuisisi Kemendikbud, alhamdulillah uang yang terkumpul bisa untuk hal lain,’’ imbuhnya.

Informasi Tompi dkk yang membantu Damijati juga sampai ke telinga wakil wali kota terpilih Inda Raya. Inda mengaku mengetahui hal itu dari Facebook. Ada netizen yang men-tag pemberitaan mengenai Tompi  yang ikut berkampanye untuk Damijati. ’’Ya sekarang termudahkan dengan ada media sosial, kemarin saya tahunya dari tag itu,’’ katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Madiun.

Wawali perempuan pertama di  Kota Karismatik  itu mengaku senang. Banyak orang yang peduli  dengan sosok istri pencipta lagu Hymne Guru tersebut.  Menjadi gambaran dari kekuatan media sosial. Namun, bukan berarti solusi sudah terpecahkan. Pun, dia punya cara tersendiri untuk membantu masalah yang membelit pensiunan guru tersebut. Yakni, dengan cara meramaikan kembali ketoprak Kridha Taruna. ’’Karena saya lihat beliau ini masih  ethes, dan masih banyak seniman lokal lainnya. Kalau ada acara-acara diundang saja mereka (seniman lokal, Red),’’ ujarnya.

Kamis lalu (31/1) Inda mengaku telah video call dengan Damijati secara langsung. Kepada Inda, Damijati minta ketoprak Kridha Taruna bisa diundang di acara Pemkot Madiun. Kendati belum dilantik, Inda mengiyakan permintaan Damijati. ’’Ya namanya orang tua, dituruti saja. Kalau saya pribadi bukan atas nama pemkot sudah menghubungi teman, semisal yang punya kafe di Caruban, mungkin bisa mengundang ketoprak Bu Damijati karena temanya (kafe) sesuai,’’  jelasnya.

Solusi terkait rumah Damijati akan terus berlanjut melihat alur  penyelesaian masalahnya. Karena itu, dia merasa belum berwenang jauh. ’’Saya punya cara sendiri, caranya Inda Raya ya seperti ini. Ke depan bagaimana, dilihat nanti karena ini kan masih terus bergulir,’’ pungkasnya. (mg2/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here