Tol Solo-Ngawi Segera Diresmikan Presiden Jokowi

130

NGAWI – Tidak lama lagi ruas jalan tol Solo-Ngawi bakal beroperasi seratus persen. Dikabarkan dalam bulan ini selepas mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-33 ASEAN dan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Papua, Presiden Joko Widodo meresmikan ruas tol Solo-Ngawi. ’’Infonya begitu, setelah pulang dari luar negeri (meresmikan tol, Red),’’ kata Manajer Operasional PT JSN Imam Zarkasi saat dihubungi Radar Ngawi kemarin (14/11).

Kendati mengamini, Imam belum berani memastikannya. Dia mengatakan, semua itu masih sebatas rencana. Artinya, sampai sejauh ini pihak PT Jasamarga Solo-Ngawi (JSN) sendiri masih belum yakin mengenai kepastian kabar tersebut. ’’Kalau target dari pemerintah bulan Desember nanti harus sudah terhubung semua. Saat peringatan Natal dan Tahun Baru harus sudah dibuka (semua pintu tol, Red),’’ ujarnya.

Imam memastikan, mengenai infrastruktur ruas jalan tol Solo-Ngawi saat ini sudah siap semua. Bahkan, pada saat ekspedisi Trans-Jawa yang dipimpin Menteri BUMN Rini Sumarno beberapa hari lalu juga melewati ruas jalan tol yang dibangun dengan biaya mencapai Rp 11,3 triliun tersebut. ‘’Semuanya sudah siap, tinggal menunggu peresmian,’’ terangnya.

Mengenai dua proyek overpass yang saat ini masih proses finishing, Imam mengklaim hal itu tidak ada kaitannya dengan kesiapan ruas tol yang akan diresmikan. Bahkan, Imam menjamin tidak mengganggu pengguna jalan seandainya saat ini untuk ruas Ngawi-Sragen sudah dioperasikan. Kendati dia sendiri mengakui kalau memang masih ada sedikit pekerjaan yang perlu diselesaikan. ‘’Itu (overpass, Red) kan hanya tambahan, tidak ada masalah,’’ klaimnya.

Setelah diresmikan Presiden Jokowi nanti, untuk ruas Solo-Ngawi sudah bisa langsung beroperasi. Untuk sepekan pertama, kata dia, akan dilakukan masa uji coba gratis. Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat khususnya para pengguna jalan tol. Baru setelah masa uji coba habis, untuk opersional jalan tol kembali normal. ’’Sebenarnya tarifnya sudah ada, seribu rupiah per kilometernya. Tapi, untuk sosialisasi akan diujicobakan dulu gratis,’’ paparnya.

Secara keseluruhan, ruas jalan tol Solo-Ngawi memiliki panjang sekitar 90,25 kilometer. Untuk saat ini sebagian dari ruas itu memang sudah dioperasikan. Termasuk semua gerbang tol (GT) Solo-Ngawi. Imam menjelaskan, yang akan diresmikan oleh presiden nanti hanya ruas jalannya yang kira-kira panjangnya mencapai 51 kilometer. ’’Kalau gerbang tolnya sudah beroperasi semua, tinggal menghubungkan saja,’’ ujarnya.

Jika ruas Ngawi-Sragen sudah resmi beroperasi, waktu yang dibutuhkan masyarakat dari Ngawi ke Sragen atau sebaliknya bakal terpangkas sekitar satu jam. Sebelumnya, kata Imam, ketika masih menggunakan jalur arteri nasional, waktu yang dibutuhkan dari Sragen ke Ngawi sekitar dua jam. Pihak pengelola juga menyediakan rest area sebanyak delapan titik. Empat titik rest area untuk arah Solo-Ngawi dan empat titik lagi arah Ngawi-Solo. (tif/c1/ota)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here