Toko Elektronik Terbakar, Lima Mobil PMK Dikerahkan untuk Jinakkan Api

390
FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

KOTA – Kebakaran terjadi di kawasan pertokoan Jalan Panglima Sudirman, tepatnya persis di depan kantor Bank Mega, Sabtu sore (19/1). Toko Kusuma Indah yang menjual barang-barang elektronik di kawasan tersebut dilahap si jago merah sekitar pukul 17.10.

Belum diketahui penyebab pasti yang membuat toko berlantai tiga itu terbakar. Yang jelas, tak mudah bagi petugas pemadam kebakaran (PMK) satpol PP Kota Madiun menjinakkan api. Kendati sudah menyemprotkan air berkali-kali, api tidak lantas padam. Sebaliknya, nyala si jago merah justru semakin besar.

Bahkan, sempat terdengar ledakan dari dalam toko, berulang-ulang. Persisnya di lantai dua bangunan itu. Diduga kuat sumber suara itu dipicu dari lampu bohlam di ruangan tersebut yang meledak akibat suhu yang terlampau panas.

Di sisi lain, proses pemadaman juga tak mudah dilakukan. Pasalnya, kondisi bangunan yang terutup rapat membuat sirkulasi asap sulit keluar dari ruangan sehingga menghalangi petugas untuk masuk ke bangunan tersebut.

Tak ingin api merembet lebih luas, petugas PMK memutuskan membongkar seng yang menutupi bangunan toko. Dari situ diketahui titik api berada di lantai dua yang merupakan gudang penyimpanan barang dagangan.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran yang melanda toko Kusuma Indah milik Kong Sin Sin alias Agus itu kali pertama diketahui Nanang, seorang juru parkir (jukir) di rumah makan Bakso Panglima.

Nanang yang saat itu berada di seberang jalan melihat asap hitam pekat mengepul ke udara dari sisi belakang toko. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Agus yang kebetulan berada di lantai dasar.

Agus beserta empat anggota keluarganya yang lain pun panik. Sejumlah barang berharga yang bisa diselamatkan mereka bawa keluar toko. ‘’Posisi saya ada di seberang jalan. Pemilik toko awalnya memang tidak menyadari kalau ada kebakaran di tempat mereka sebelum akhirnya saya beritahukan kepada Pak Agus,’’ kata Nanang.

Petugas PMK yang mendapati laporan kebakaran itu langsung turun ke lokasi kejadian. Total ada lima unit mobil PMK dan satu unit mobil tangki milik BPBD Kota Madiun dikerahkan untuk memadamkan api.

Proses pemadaman sendiri berlangsung lama. Setidaknya memakam waktu sekitar dua jam dari informasi awal kejadian kebakaran.

Dari hasil pantauan di lapangan, api bersumber dari gudang lantai dua yang berisi barang dagangan berupa barang elektronik seperti lampu.

Di situ juga terdapat kulkas yang menyala. Hanya  pihak kepolisian masih belum bisa menyimpulkan apakah kulkas itu menjadi pemicu terjadinya kebakaran. ‘’Saat ini, petugas masih melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara, Red),’’ kata Kapolsek Kartoharjo Kompol Edi Siswanto.

Dia juga belum bisa menjelaskan berapa besar kerugian akibat kejadian tersebut. Itu semua baru dapat diketahui setelah nanti petugas rampung melakukan olah TKP. Yang jelas, tiga ruangan di lantai dua terdampak kebakaran. Ruangan itu terdiri dari gudang dan dua kamar. ‘’Pastinya tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,’’ ujar Edi.

Peristiwa kebakaran itu sempat membuat arus lalu lintas kendaraan utamanya dari arah Jalan Mastrip macet. Banyak warga yang kebetulan melintas berhenti di pinggir badan jalan sehingga terjadi penumpukan kendaraan. Untuk mengurai kemacetan, petugas menutup Jalan Panglima Sudirman menuju ke Mastrip mulai perempatan Jalan Bali. Sedangkan dari sisi Jalan Mastrip menuju ke Jalan Panglima Sudirman arus kendaraan dialihkan ke Abdul Rahman Saleh. (her/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here