AdvertorialMadiunPendidikan

Tingkatkan Kemampuan Baca Anak lewat Game Dongeng

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ketika anak usia dini sudah memasuki usia sekolah, kebanyakan orang tua mulai mengajarkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung pada anak. Kali ini Kelompok Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Madiun (PNM) merealisasikan program tersebut di Kelas Baca Anakku Sayang di Kabupaten Ponorogo dengan tema Sekolah Pintar Berbasis Teknologi, Rabu (4/8). ‘’Program tersebut penugasan dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) dan Kemenristekdikti dalam skema dana Hibah Pengabdian Masyarakat Nasional,’’ jelas Lutfiyah Dwi Setia, S.Kom., M.Kom. ketua kelompok PKM dosen Prodi Teknologi Informasi PNM.

Kelas Baca Anakku Sayang Kabupaten Ponorogo didirikan sebagai solusi bagi anak usia sekolah yang memiliki keterlambatan dalam  membaca, menulis dan berhitung. Selama ini mereka menggunakan metode suku kata dan diperdalam penanaman karakternya melalui dongeng. Diera digital saat ini kecenderungan anak-anak untuk menggunakan gadget seperti laptop atau smartphone dalam intensitas yang tinggi. ‘’Beberapa metode dan teknik pembelajaran coba dilakukan supaya anak-anak terhindar dari efek ketergantungan gadget, salah satunya melalui dongeng’’ ujarnya.

Salah satu metode yang digunakan kelompok PNM adalah perancangan video game pembelajaran untuk menciptakan dan meningkatkan reputasi kelas baca anakku sayang diera digital. Nantinya hasil dari program tersebut mampu membangun video game pembelajaran metode suku kata dan mengenalkan kelas baca anakku sayang ke komunitas yang lebih luas. ‘’Selain itu, hasil dari program ini sekaligus sebagai bahan ajar pada praktik Pengembangan Aplikasi Berbasis Web di prodi teknologi informasi PNM’’ jelasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 4 dan 5 Agustus ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan, mulai dari pendampingan proses peninggkatan media digital, merancang dan membangun website pembelajaran, sampai implementasi website dongeng karakter ke anak-anak yang memiliki keterlambatan dalam  membaca, menulis dan berhitung. Proses ini dipandu langsung oleh pendongeng nasional kak Ucon sekaligus menjadi Narasumber digital media dongeng dan video dongeng. ‘’Tim PKM didampingi teknisi dalam merancang, mendesain, dan mengimplementasikan website dongengkarakter.com’’ jelasnya. (ti7/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close