Tinggal Sendiri, Joni Ditemukan Membusuk Tak Bernyawa

1712

MADIUN – Joni Effendi ditemukan membusuk di rumahnya RT 28 RW 6, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Madiun, kemarin (3/1). Aroma busuk yang menyengat dari jasad pria 45 tahun itu mengundang curiga warga.

Warga pun sepakat membuka pintu pagar dan merangsek masuk ke rumah tersebut. Tak dinyana, jasad korban ditemukan membusuk di ruang tamu. ‘’Tak menyangka. Padahal tiap hari srawung tetangga,’’ kata Ika Murya, tetangga korban.

Menurut Ika, pria yang dulunya bekerja di bank itu sudah lama pindah dari rumah tempat dia ditemukan tewas. Joni sudah memiliki tempat tinggal baru di Babadan, Ponorogo. Namun, tetangga sekitar mendengar bila hubungan rumah tangganya dengan sang istri sedang tidak baik. Joni lantas memutuskan tinggal sementara di rumah yang sudah berlabel dijual itu. Dia sudah ada di situ sejak sebelum tahun baru. Beberapa tetangganya masih sempat dia temui. ‘’Jadi, memang tetangga tahu kalau dia masih di sini,’’ ujarnya.

Namun, tiga hari terakhir, pria yang biasa menjual barang–barang elektronik itu tak ada kabar. Sama sekali tak terlihat keluar rumah. Bahkan tak ada balasan ketika para tetangga mencoba menghubunginya lewat telepon hingga akun media sosial (medsos)-nya. Sementara, dari rumahnya tercium aroma tak sedap. ‘’Wajahnya sudah tidak bisa dikenali, badannya membengkak,’’ ungkap Ika.

Warga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Dagangan. Dari olah TKP dan visum, dipastikan tak ada bekas penganiayaan pada tubuh korban. Petugas hanya mendapati obat-obat peredam hipertensi. Dari pemeriksaan itu, diketahui bila korban memiliki riwayat penyakit jantung. ‘’Di ruang tamu itu, korban ditemukan masih berselimut tertidur di atas kasur,’’ kata Kapolsek Dagangan AKP Moch. Isnaini.

Isnaini menegaskan, korban telah berpisah dengan istrinya sejak tiga bulan lalu. Sejak saat itulah, korban sering pulang dan hidup di Sewulan. Sendiri, tanpa sanak famili. ‘’Anak–anaknya ikut istri,’’ ujarnya.

Usai olah TKP, jasad korban dibawa ke RSUD Caruban untuk diotopsi. Polisi terus melakukan pendalaman penyelidikan hingga benar-benar diketahui penyebab pasti kematian. ‘’Kami juga perlu mendalami keterangan saksi,’’ tandasnya. (mg4/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here