Tindak Tegas PKL Alun-Alun Reksogati Caruban yang Mbalela

157

MEJAYAN – Uji coba relokasi pedagang kaki lima (PKL) di pinggiran Alun-Alun Reksogati Caruban selama dua hari terakhir diklaim berjalan mulus. Waktu berdagang mulai pukul 15.00 hingga 24.00 dipakai. Usai berjualan, trotoar untuk buka lapak kembali bersih. Tenda dan gerobak pun tak ada yang ditinggal. ‘’Di luar waktu berjualan, alun-alun harus kembali bersih,’’ kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Madiun Krisna Setiawan kemarin (22/1).

Krisna berharap para PKL tidak merepotkan petugas meski harus bongkar pasang lapak. Jika menyalahi aturan dan kesepakatan, pihaknya tak segan bertindak tegas. ‘’Akan kami angkut dan bawa peralatan berdagang mereka ke kantor. Kalau tidak diambil akan kami bakar agar ada efek jera,’’ ancamnya.

Satpol PP intens berkoordinasi dengan pengurus paguyuban PKL. Mereka telah diberi pemahaman terkait sanksi jika ada oknum PKL mbalela. Termasuk jika melanggar batas toleransi penggunaan trotoar untuk pejalan kaki. Sebab, personelnya terbatas untuk mengawasi 100-an PKL. ‘’Paguyuban bisa menerima dengan baik,’’ ungkapnya.

Satpol PP menerjunkan empat personel dalam satu regu piket malam untuk mengawasi para PKL. Jumlah tersebut terbilang sangat kurang. Untuk itu, pihaknya butuh peran serta paguyuban PKL untuk saling mengingatkan anggotanya agar mematuhi peraturan dan kesepakatan. ‘’Harus saling menjaga. Kalau mereka enak diajak kerja sama, kami juga enak,’’ ujarnya.

Krisna mengapresiasi solusi paguyuban PKL yang bakal menyewa rumah untuk menitipkan peralatan mereka. Pasalnya, tak semua PKL bertempat tinggal di dekat Alun-Alun Reksogati. Sehingga, jika peralatannya dititipkan, mereka tak akan terlalu repot membawa dan bongkar pasang. ‘’Saya salut kalau mereka benar-benar merealisasikan. Artinya mereka mau diajak tertib,’’ tuturnya.

Sementara untuk para pedagang kagetan akan dipusatkan di sudut dekat arena permainan anak. Mereka tak diizinkan berjualan di sebelah selatan alun-alun. Pasalnya, mereka bisa mematikan para PKL yang berjualan di jalan masuk menuju pendapa dan depan pendapa. ‘’Jadi, mereka difokuskan di satu titik saja,’’ terangnya. (mg4/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here