Tim KemenPUPR Lakukan Survei, Benteng Pendem Ngawi Selangkah Lagi Direstorasi

422
TINDAK LANJUT: Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Benteng Van den Bosch pada Februari lalu.

NGAWI – Restorasi Benteng Van den Bosch semakin mendekati kenyataan. Sabtu lalu (6/7) tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) dan beberapa pihak terkait turun gunung. Mereka terjun langsung ke lokasi untuk melakukan survei.

‘’Pihak kementerian ingin mengetahui langsung mana-mana bagian yang akan direstorasi nanti,’’ kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Purwono Broto Saswito kepada Radar Ngawi Selasa (9/7).

Purwono menjelaskan, sebelum melakukan survei tersebut, pihak-pihak terkait melakukan rapat tindak lanjut proses restorasi bangunan bersejarah yang lebih dikenal dengan sebutan Benteng Pendem itu. Rapat pada 2 Juli itu digelar untuk menyikapi keluarnya izin restorasi benteng dari pihak Kementerian Pertahanan (Kemenhan). ‘’Kebetulan saya juga ikut dalam rapat itu,’’ ujarnya.

Dalam rapat tersebut, lanjut Purwono, ada dua poin yang menjadi pembahasan. Yakni, persiapan penyusunan detail engineering design (DED) serta rencana penguatan dan pengamanan benteng yang sudah berusia lebih dari seabad itu. ‘’Selama ini benteng itu kan sudah menjadi tempat wisata, jadi perlu dilakukan pengamanan, khususnya bagian-bagian yang hampir runtuh,’’ paparnya.

Survei kemarin dilakukan sekitar tujuh jam, mulai pukul 08.00 hingga 15.00. Selain menentukan bagian-bagian yang perlu diberi pengamanan, kata Purwono, dipertimbangkan pula arsitektur maupun material untuk melengkapi proses penyusunan DED. ‘’Harapannya, selain keamanan terjamin, restorasinya tidak keluar dari kaidah kepurbakalaan seperti yang diinginkan presiden,’’ ungkapnya.

Purwono menambahkan, selain tim dari KemenPUPR, ikut serta dalam survei konsultan ahli bangunan dari Pusat Dokumentasi Arsitektur (PDA). Sedangkan dari Pemkab Ngawi dihadiri pejabat bappelitbang, disperkim, serta disparpora setempat. ‘’Ada juga dari pihak Yon Armed Ngawi selaku pemilik aset,’’ imbuhnya.

Sebelumnya, dalam kunjungannya ke Benteng Van den Bosch Fabruari lalu, Presiden Joko Widodo memerintahkan KemenPUPR segera melakukan restorasi salah satu aset negara itu. Jokowi ingin proses restorasi selesai dalam waktu paling lambat dua tahun. ‘’Kegiatan penyusunan DED-nya dilakukan tahun ini, tapi proses restorasinya tahun depan,’’ ujar Purwono. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here