Madiun

Tiga Penggal Ring Road Barat Segera Ditandai ZoSS

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Waswas melintas Ring Road Barat yang dirasakan tiga sekolah sekitarnya segera berakhir. Awal bulan, tiga penggal jalan semibebas hambatan itu ditandai zona selamat sekolah (ZoSS). Baik di depan SMK YP 17.2, SMPIT Bhakti Ibu, maupun SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun.

Kadishub Kota Madiun Ansar Rasidi menerangkan, ZoSS di jalur itu menjadi satu paket dalam pekerjaan penataan markah. Anggarannya mencapai Rp 200 juta dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2019. ‘’ZoSS di Ring Road Barat jadi prioritas,’’ kata Ansar.

Pemasangannya menjadi prioritas setelah adanya kesepakatan bersama dari forum lalu lintas dan angkutan jalan (FLAAJ). ZoSS menjadi penanda kawasan sekitar sekolah yang lalu lintas kendaraannya perlu dikendalikan. Mencakup kecepatan, parkir, dan larangan mendahului. Untuk memberikan ruang dan rasa aman bagi pejalan kaki maupun pengendara yang menyeberang. ‘’Untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menjamin keselamatan anak di sekolah,’’ ujarnya.

ZoSS dinyatakan lengkap jika ada fasilitas pendukung. Terdiri markah jalan, rambu lalu lintas, dan alat pengaman pemakaian jalan (pita penggaduh). Karena itu, pihaknya berharap sebelum pembangunan ZoSS di tiga sekolah itu, dinas pekerjaan umum dan tata ruang (DPUTR) segera membangun pita penggaduh. ‘’Rambu sudah kami pasang, pita penggaduh nanti dari DPUTR. Baru setelah itu markah ZoSS,’’ terangnya.

Di Kota Madiun, sudah terdapat empat titik jalan yang ditandai ZoSS. Mulai Jalan Agus Salim (depan SMPN 02 Madiun), Jalan Jawa (depan SDN 05 Madiun Lor), Jalan Mastrip (depan SMAN 05 Madiun), dan Jalan Tanjung Raya (depan MIN Manisrejo). ‘’Selanjutnya yang perlu disegerakan ZoSS di Ring Road Barat,’’ tegasnya.

Ansar menyebut adanya beberapa titik yang harus ditata. Seperti pemberian zebra cross di Jalan dr Soetomo. Rencananya, penggal jalan yang bakal diberi tanda penyeberangan itu di depan RSUD Soedono. ‘’Rambu-rambu penanda akan terus ditambah secara bertahap,’’ imbuhnya.

Anggaran yang bakal digelontorkan untuk paket pekerjaan itu mencapai Rp 200 juta. Anggaran bakal diserap dari perubahan anggaran keuangan (PAK) Kota Madiun tahun ini. Dia memastikan awal November pekerjaan tersebut mulai dikerjakan. ‘’Kami rencanakan bisa dilaksanakan per 1 Nopember,’’ ucapnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close