Tiga Pemuda Kongkalikong Curi Motor

129

NGAWI – Transaksi jual beli online menjadi titik awal tertangkapnya tiga pemuda pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Solikhin, 24; Dwi Marhen, 26; dan Kuncoro, 27, mesti meringkuk di balik jeruji besi. Ketiganya dibekuk polisi setelah kongkalikong mencuri motor. ‘’Ketiga pelaku ditangkap di Magetan,’’ kata Kasubag Humas Polres Ngawi Kompol Eko Setyomartono kemarin (16/1).

Modus ketiga pelaku curanmor itu terbilang rapi. Solikhin dan Dwi berperan sebagai eksekutor. Singkat cerita, dua pemuda asal Desa Gayam, Kendal, tersebut akhirnya menyasar Yamaha Vega nopol AE 5130 JL milik Bayuaji Pamungkas, 18, warga Gayam juga. Aksi tersebut dilakukan pada Kamis pekan lalu (10/1).

Berboncengan mengendarai Yamaha Jupiter nopol AE 6695 MH, pagi buta Solikhin dan Dwi mendatangi rumah korban. ‘’TKP (tempat kejadian perkara, Red) teras. Korban mengetahui motornya hilang pukul 04.30,’’ ujar Eko kepada Radar Ngawi.

Keduanya dengan mudah menggondol motor milik Bayuaji lantaran kunci masih menancap. Sesaat setelah berhasil menghidupkan mesin, Solikhin dan Dwi melesat ke sebuah kandang ayam di Kecamatan Takeran, Magetan. Keduanya menemui Kuncoro yang sebelumnya sudah menunggu. ‘’Pelaku satunya ini warga Desa Randualas, Kare, Kabupaten Madiun,’’ terang Eko.

Di kandang ayam itulah ketiganya menyusun rencana menjual hasil curian. Motor dipreteli dengan menukar aki dan karburator. Untuk menghilangkan jejak, mereka sepakat mengganti pelat nomor Yamaha Vega.

Setelah itu, giliran Kuncoro dan Solikhin yang bertugas menjual dengan cara cash on delivery (COD) setelah mem-posting motor curian di Facebook. Motor hasil curian akhirnya laku terjual pada Minggu malam (13/1) pukul 21.00. ‘’Mereka bertransaksi di daerah Maospati. Pelaku tidak kenal dengan pembelinya,’’ papar Eko.

Apes, jejak pelaku di sebuah lapak jual beli grup Facebook terendus polisi. Ketiga pelaku curanmor tersebut akhirnya berhasil dibekuk petugas Unit Reskrim Polsek Kendal. Solikhin, Dwi, dan Kuncoro ditangkap bersamaan di kawasan Kecamatan Takeran, Magetan, pada Selasa (15/1) pukul 23.30.

Bersamaan penangkapan itu, polisi mengamankan satu unit motor yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. Tidak ketinggalan uang hasil penjualan motor curian sebesar Rp 711 ribu, pelat nomor AE 5130 JL, karburator, aki, dan saringan angin diamankan sebagai barang bukti. ‘’Tiga pelaku saat ini dilakukan penahanan. Kasus masih dalam penyidikan lebih lanjut,’’ pungkas Eko. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here