Tiga Partai Rebutan Kursi Pimpinan

105

MAGETAN – Dua dari empat kursi pimpinan DPRD Magetan sudah pasti didapat oleh PDIP dan Demokrat. Namun, jatah ketua tetap milik PDIP. Karena memperoleh suara terbanyak pada pemilu 2019. Sementara, Demokrat bisa menempatkan kadernya di posisi wakil ketua. Karena mendapat enam kursi dari perolehan suara yang mereka raup dari hasil pemilu lalu.

Sedangkan, dua kursi pimpinan lainnya diperebutkan oleh tiga partai sekaligus. Mereka adalah Gerindra, Golkar dan PKB. Mereka sama-sama memperoleh lima kursi saat pemilu. Namun demikian, secara perolehan suara keseluruhan Gerindra inferior dibandingkan Golkar dan PKB. ‘’Peluang untuk duduk di kursi pimpinan masih ada. Meskipun perolehan suara kami masih dibawah Golkar dan PKB,’’ kata Ketua DPC Partai Gerindra Magetan Indra Priangkasa Rabu (8/5).

Sebagai penentu, pihaknya menunggu hasil penetapan dari KPU Magetan. Baru setelah itu dia bisa menentukan arah kebijakan partai saat duduk di parlemen. Namun, secara implisit, Indra berharap bisa mendudukkan kadernya di posisi pimpinan DPRD. ‘’Soal siapa seandainya yang menduduki posisi itu, saya kira semua kader memiliki peluang yang sama. Tidak mesti yang mendapat suara tertinggi,’’ ungkapnya.

Yang jelas, kata Indra, dengan perolehan lima kursi saat ini, Gerindra bisa membentuk fraksi secara mandiri. Kendati begitu, pihaknya tidak menutup diri bagi parpol lain untuk bergabung dalam satu fraksi. ‘’Kami masih menunggu finalisasi dari KPU untuk membicarakan detail pembentukan fraksi. Tapi, kami membuka diri kepada partai apapun,’’ jelasnya.

Di pihak lain, DPD Partai Golkar Magetan masih enggan memberikan penjelasan panjang lebar terkait penempatan kadernya di posisi pimpinan DRPD. Meskipun secara matematis partai berlambang pohon beringin tersebut mempunyai peluang untuk mendapatkan kursi pimpinan DPRD. ‘’Masih terlalu dini membicarakan soal perebutan kursi pimpinan DPRD. Ditunggu saja nanti,’’ kata Ketua DPD Partai Golkar Magetan, Suratman.

Sementara itu, di kubu PKB belum ada respons jawaban terkait peluang mereka menempatkan kadernya di kursi pimpinan dewan. Wartawan koran ini sempat berusaha mengonfirmasi terkait peluang tersebut ke Ketua DPC PKB Magetan Nur Wachid. Hanya saja yang bersangkutan tidak membalas pesan yang dikirimkan dan panggilan telepon tak terjawab. (bel/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here