Madiun

Tiga Koruptor Dexlite Ekskavator Tak Diistimewakan di Lapas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tiga tersangka korupsi dexlite ekskavator TPA Winongo ditempatkan di ruang pengenalan lingkungan (penaling) Lapas Klas I Madiun. Sesuai standard operating procedure (SOP), penempatan di ruang sementara itu dilakukan sebelum ketiganya ditempatkan di sel tahanan. ‘’Kita tempatkan di penaling sesuai SOP yang berlaku di lapas,’’ kata Kepala Lapas Klas I Madiun Thurman Saud Marojahan Hutapea.

Thurman menyebut, ketiga tersangka merupakan titipan Kejari Kota Madiun yang ditahan sejak Jumat lalu (10/1). Mereka langsung menjalani masa pengenalan lingkungan (mapenaling) sesuai SOP lapas. Aturan itu berlaku bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali. Diberlakukan selama satu bulan. Tujuannya agar mengenal lingkungan lapas. Dengan demikian, pihak lapas dapat mengetahui perilaku serta penyakit yang mungkin diderita warga binaan baru. ‘’Tentunya untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit menular. Akan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis,’’ jelasnya.

Usai menjalani mapenaling satu bulan barulah ditempatkan di blok-blok lapas yang telah ditentukan sesuai perkara yang menjeratnya ke sel tahanan. Thurman memastikan tidak ada ruang khusus di Lapas Klas I Madiun. ‘’Tidak ada yang diistimewakan. Kita tidak mengenal apa itu PNS atau dari latar belakang apa pun,’’ tegasnya.

Pun, selama di ruang penaling, ketiga tersangka mendapatkan hak dan perlakuan sama. Mereka mendapatkan hak makanan dan minuman. Selain juga perawatan serta hak mendapatkan kunjungan dari keluarga. ‘’Sama seperti warga binaan lain,’’ tekannya.

Pendalaman perkara yang menjerat dua PNS pemkot dan tenaga Program Jasa Kebersihan (Projasih) itu dilanjutkan pekan depan. Kejari Kota Madiun masih akan menggilir pemanggilan sepuluh saksi tambahan. Termasuk saksi ahli dari badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP). (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close