Tiga Kali Ekskavasi, Belum Terkuak Misteri Ngurawan

186
SITUS NGURAWAN : Penggalian purbakala telah dilakukan tiga tahun berturut-turut sejak 2016.

MADIUN – Tiga kali ekskavasi belum cukup mengungkap tabir misteri Ngurawan. Situs di Desa/Kecamatan Dolopo itu masih menyisakan tanda tanya besar bagi khazanah sejarah di nusantara.

Adapun hasil ekskavasi tiga tahun berturut sejak 2016 masih tersimpan rapi sampai kini. Semua hasil temuannya masih tersimpan di rumah-rumah warga. Baik yang masih utuh maupun telah rusak. Beberapa ada yang dipajang di etalase sebagai obyek wisata sejarah. ‘’Seluruh artefak dirawat dua juru pelihara yang ditunjuk BPCB (Badan Pelestari Cagar Budaya) Trowulan,’’ tutur Kasi Cagar Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun Sugina.

Balai Arkeologi (Balar) Jogjakarta pun telah membukukan tulisan-tulisan hasil penelitiannya di Ngurawan. Kendati, sampai kini belum dapat ditarik kesimpulan jelas mengenai keterikatan situs dengan kerajaan di masa silam. ‘’Untuk itu, kami usulkan ekskavasi lagi,’’ tegasnya.

Karena itu pula, Situs Ngurawan belum maksimal untuk dijadikan obyek wisata sejarah. Mengingat belum ada data dan bukti otentik dari penelitian yang dilakukan sejauh ini. Kendati, diproyeksikan sebagai salah satu destinasi wisata dalam pengembangan Selingkar Wilis. ‘’Masih perlu penelitian lebih lanjut dan lebih mendalam,’’ ungkapnya. (fat/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here