Tiga Bioskop Jaringan Modern Bakal Bersaing

417

MADIUN – Persaingan bisnis hiburan melalui film layar lebar di Kota Madiun semakin ketat. Itu menyusul dibukanya CGV Cinemas di Plaza Lawu kemarin (27/12). Sebelumnya, di Kota Karismatik terdapat dua bioskop yang lebih dulu beroperasi. Yaitu, New Star Cineplex (NSC) di Sun City Festival dan di Timbul Jaya Plaza.

Dengan demikian, kehadiran bioskop berjaringan yang dikelola PT Graha Layar Prima Tbk itu otomatis mengubah pasar bisnis hiburan film layar lebar di Kota Madiun. Apalagi, harga yang mereka patok sama. Belum lagi CGV Cinemas tampil lebih modern dengan konsep Cultureplex. ’’Kalau bisa CGV Cinemas tidak hanya menjadi tempat menonton. Dengan konsep Cultureplex, semua aktivitas seni dan budaya bisa mengambil tempat di lobi maupun auditoriumnya,’’ kata Bunyan Sofyan, development division head PT Graha Layar Prima, kepada Jawa Pos Radar Madiun.

Adapun alasan pihaknya membuka usaha di Kota Madiun karena potensi market-nya cukup besar. Itu dilihat dari jumlah penduduk, pendapatan per kapita, pertumbuhan ekonomi, serta gaya hidup. ‘’Life style (warga) di Kota Madiun sudah terbentuk. Sehingga, kehadiran bioskop jaringan modern sudah bisa masuk,’’ terang Bunyan.

Kendati begitu, Bunyan tidak mematok target muluk-muluk pada awal bulan beroperasinya CGV Cinemas. Hanya, dia berharap kehadiran bioskop multiplex CGV Cinemas dapat diterima oleh masyarakat. ’’Yang penting diterima masyarakat dulu,’’ ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto (SR) mengungkapkan kehadiran jaringan perusahaan bisnis bioskop multiplex yang berpusat di Korea Selatan itu menunjukkan bahwa ekonomi Kota Madiun sangat nyaman bagi investor. Selain itu, menjadikan alternatif objek wisata hiburan dan belanja. ’’Ada dampak efisiensi yang bisa dirasakan oleh masyarakat apabila ingin menikmati hiburan film layar lebar. Mereka tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke Surabaya, cukup di sini,’’ ucapnya.

Di samping faktor nonteknis tersebut, lanjut dia, keuntungan lain yang bisa didapat pemkot terkait kehadiran CGV Cinemas adalah kepastian marketshare penjualan tenant oleh Plaza Lawu. Apalagi, CGV Cinemas memastikan kerja sama dengan Plaza Lawu sampai 15 tahun ke depan. ‘’Setidaknya, kita aman dalam sisi pendapatan asli daerah (PAD) dari sistem bagi hasil hingga 15 tahun,’’ terang SR.

Saat opening CGV Cinemas kemarin, SR sempat menjajal fasilitas bioskop tersebut bersama kapolres, dandim, dan sejumlah wartawan. Dia mengaku nyaman. Terlebih ketika dipertontonkan sebuah trailer film dari layar bermodel wall-to-wall. Total bioskop tersebut mempunyai 5 auditorium cinema dengan kapasitas keseluruhan 720 seats. ’’Saya pikir, saya belum pernah duduk di gedung film senyaman ini,’’ ungkap SR. (her/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here