Madiun

Tidak Ada Rekrutmen CPPPK, Ratusan Tenaga Kontrak Merana

‘’Jika berstatus PPPK, setidaknya pendapatan yang mereka peroleh setiap bulan meningkat.’’ ISTONO, Wakil Ketua DPRD Kota Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pupus sudah harapan para tenaga kontrak Pemkot Madiun untuk mendapat status sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun ini. Sebab, pemerintah pusat hanya membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sedangkan tidak semua tenaga kontrak pemkot bisa ikut daftar CPNS karena terkendala batas usia.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono menyayangkan kondisi tersebut. Sebab, sebelumnya pemkot mengusulkan 216 formasi ke pemerintah pusat. Terdiri 75 formasi CPNS dan 141 CPPPK. ‘’Tapi, jatah yang diterima pemkot hanya untuk formasi CPNS. Jumlahnya 164 formasi,’’ kata Istono Kamis (14/11).

Sehingga, nasib 296 tenaga kontrak pemkot merana. Meski mereka sudah mendapat surat keputusan (SK) resmi dari wali kota, pihaknya tetap berusaha memikirkan kesejahteraan mereka. ‘’Jika berstatus PPPK, setidaknya pendapatan yang mereka peroleh setiap bulan meningkat,’’ ujarnya.

Istono menyebut, dari total pegawai kontrak yang sudah mengantongi SK wali kota, hanya 67 yang memenuhi kualifikasi jabatan. Itu perlu jadi perhatian bersama. Sebab, pemkot tidak dapat berbuat banyak lantaran terbentur aturan. ‘’Sebenarnya itu juga prioritas, tapi aturannya tidak bisa. Wong memang tidak diperbolehkan,’’ terangnya.

Dia beranggapan rekrutmen CPPPK sebenarnya sangat penting bagi para tenaga kontrak tersebut. Karena persyaratannya tidak dibatasi usia. Asalkan kualifikasi pendidikannya memenuhi kompetensi, mereka dapat ikut mendaftar CPPPK.

Menyikapi kondisi tersebut, legislatif akan berkonsultasi ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) untuk menanyakan konsistensi penyelesaian pegawai. Khususnya jadwal rekrutmen CPPPK. Jika sudah ada jawaban, daerah akan mempersiapkannya untuk memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN). ‘’Karena 164 formasi CPNS yang diterima pemkot sekarang masih jauh dari kebutuhan,’’ ungkap Istono. (her/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close