Ngawi

TGTPP Petakan Klaster Pasar, Rapid Test Masal Digencarkan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab makin gencar memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di Ngawi. Selasa (19/5) tim gugus tugas percepatan penanganan (TGTPP) Covid-19 kembali menggelar rapid test masal terhadap para pedagang dan karyawan toko modern. Total ada 621 orang yang menjalani tes diagnostik cepat. Hasilnya, dua dinyatakan reaktif. ‘’Kondisi yang sudah baik ini harus dijaga bersama, semua wajib menaati protokol pencegahan Covid-19,’’ kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ngawi Budi ”Kanang” Sulistyono.

Tes cepat masal itu digelar di enam tempat. Yaitu, Pasar Ngrambe, Pasar Paron, Pasar Ngale, dan Pasar Samben. Kemudian di Swalayan Luwes dan Tiara. Peserta yang menjalani rapid test kemarin lebih banyak dari sebelumnya. Namun, yang dinyatakan reaktif sedikit. ‘’Kalau bisa dipetakan, wilayah Ngawi ke barat sedikit lebih aman. Beda dengan Ngawi ke timur,’’ ungkap kepala daerah dua periode itu.

Menurut Kanang, aktivitas dagang di pasar wilayah Ngawi timur belum maksimal dalam menerapkan physical distancing. Seperti di Pasar Kedungprahu, Kecamatan Padas. ‘’Kalau pengaruh pedagang dari luar, semua pasar itu pasti ada (pedagang luar daerah). Makanya kami yakin physical distancing-nya kurang baik sehingga menyebabkan mereka rentan tertular virus ini,’’ beber Kanang.

Kanang melihat banyak pedagang di pasar tersebut saling berdesakan. Bahkan sampai tumpah ruah ke jalan sehingga menyebabkan kendaraan sulit lewat. Menurut dia, kondisi tersebut perlu ditata lagi ke depan. Sehingga para pedagang bisa berjualan dengan aman dan nyaman. ‘’Jadi, klaster pasar di Ngawi timur itu harus dicermati betul. Untuk Ngawi kota dan Ngawi ke barat masih cukup aman,’’ sebutnya.

Sebaliknya, bagi tempat yang belum ditemukan kasus reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test harus dijaga betul. Supaya tidak menjadi klaster baru. Karena itu, pihaknya akan melakukan tes cepat kali kedua di Swalayan Tiara dan Luwes. Serta rapid test masal di pasar tradisional lain. Seperti Pasar Jogorogo, Pasar Kendal, dan Pasar Talok Karangjati. (tif/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close