Terpidana Korupsi Pakai Hak Pilih

13

MAGETAN – Kesempatan menyalurkan hak pilih pemilu 2019 juga diperoleh Sumarjoko. Mantan kepala Bappeda Magetan yang terjerat kasus korupsi pengadaan sepatu PNS pada 2014 lalu itu mencoblos di Rutan kemarin (17/4). ‘’Sesuai dengan peraturan KPU, semua warga binaan yang sudah tercatat sebagai DPT bisa ikut menyuarakan aspirasinya,’’ kata Kepala Rutan Klas IIB Magetan, Putu Astawa.

Selain Sumarjoko, hak politik juga didapat oleh mantan Kades Sempol, Ngadeni. Terpidana kasus korupsi dana desa itu mencoblos di TPS tambahan yang sudah disediakan oleh KPU Magetan.

Putu menyebutkan ada 140 warga binaan (WB) yang mempunyai hak pilih. Namun mereka tercatat sebagai pemilih tambahan. ‘’Proses pencoblosan di Rutan berjalan lancar. Meskipun di awal sempat terkendala pengecekan administrasi,’’ ungkapnya.

Seperti diketahui, Sumarjoko dan Ngadeni tetap bisa menggunakan hak pilihnya karena dalam amar putusan persidangan mereka tidak menyebutkan bahwa hak politik keduanya dicabut. Karena itu nama mereka tetap tercatat dalam DPT. ‘’Kami berupaya untuk memberikan hak yang sama kepada seluruh WB. Sehingga, tidak ada perlakuan khusus antara WB satu dengan WB lainnya,’’ ungkap Putu. (mgc/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here