Terobos Lampu Merah, Tabrakan Karambol, Pemotor Tewas

84

PACITAN – Mas Ruri, 41, warga Dusun Suruhan, Sirnoboyo, Pacitan, gagal ikut Pemilu 2019. Pasalnya, dia keburu dijemput maut Minggu (14/4) sekitar pukul 20.00 lalu. Pengendara Suzuki Shogun AE 4391 YX itu meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan lalu lintas. ‘’Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Pacitan Ipda Amrih Widodo, Senin (15/4).

Kejadian tersebut berawal saat Ruri hendak menyeberang di perempatan Baleharjo, Pacitan.  Lantaran traffic light baru menyala merah, dia nekat tancap gas dan menerobos perempatan. Sementara, Yamaha Nmax AE 2353 Y yang dikendarai Jhon Rimson Turnip, 36, melaju dari arah berlawan. Meski sempat menghindar, lantaran jarak terlampau dekat, Nmax menyeruduk Shogun, hingga pengendaranya terpental. Nahas, dari arah lain muncul truk engkel bermuatan kayu yang dikemudikan Sukirno. ‘’Setelah terpental, korban terjatuh dan terlindas truk,’’ ungkapnya.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Ruri tak terselamatkan karena luka hematum dan pendarahan di telinga. Sementara Jhon, warga Dusun Kedusan, Desa/Kecamatan Wirosari, Grobogan, Jawa Tengah, mendapat perawatan di rumah sakit lantaran patah tangan kanan dan siku kiri. Sementara Sukirno, 33, warga Desa Ngumbul, Tulakan, Pacitan, syok. ‘’Untuk pengendara yang terlibat masih kami amankan dan mintai keterangan,’’ terang Amrih.

Akibat kejadian tersebut Shogun hitam yang dikendarai korban ringsek tak berbentuk. Sementara Nmax rusak di bagian depan. Sepeda motor warna hitam itu juga jadi barang bukti dan diamankan petugas. Pun Truk engkel AE 8526 UX milik Sukirno yang penyok bagian depan dan muatannya. ‘’Dugaan sementara penyebab kejadian lantaran korban menerobos lampu merah. Namun masih kami dalami,’’ ungkapnya.

Amrih menyayangkan aksi main serobot traffic light tersebut. Apalagi jalur tersebut tergolong ramai pada malam hari. Meski terburu-buru, dia mengimbau para pengguna jalan tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Selain demi keselamatan diri sendiri juga nyawa orang lain. ‘’Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 3.5 juta,’’ pungkas Amrih. (gen/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here