Terkendala Sarpras, UNBK Digelar Dua Sesi

29

MADIUN – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sekolah menengah atas (SMA) sederajat resmi digelar kali kelima. Sejumlah sekolah sudah melakukan persiapan maksimal untuk mengatasi kendala ujian berbasis daring itu. Khususnya spesifikasi komputer klien dan server sekolah terus dimantapkan. ‘’Kami pilih komputernya benar – benar bisa digunakan maksimal,’’ ujar Kepala SMAN 1 Mejayan, Yayuk Nuryanto, kemarin.

Menurutnya, UNBK tahun ini lebih ringan baginya. Sebab jumlah komputer klien yang digunakan untuk ujian mencapai 156 client plus lima 5 unit cadangan. Jumlah itu sebenarnya masih kurang. Jumlah itu separuh dari jumlah siswa hingga ujian minimal digelar dua sesi. ‘’Agar lebih efektif dan efisien,’’ katanya.

Kata dia UNBK di sekolahnya berjalan lancer, diikuti 311 peserta. Ujian dilaksana dua sesi. ‘’Tidak ada gangguan internet maupun listrik mati. ”Syukur hari ini semua lancar,” ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya sudah mengantisipasi jika sewaktu–waktu listrik padam dengan menyiapkan genset berkapasitas 20 ribu watt. Pihaknya perlu mengantisipasi cuaca buruk khususnya hujan deras disertai angin yang berpotensi listrik padam. ‘’Kami sewa satu minggu, dengan pertimbangan unas digelar pada Senin, Selasa, Kamis dan Senin depan,’’ paparnya.

Terpisah, Kepala Cabang Dindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Madiun Supari mengungkapkan sebanyak 2.403 siswa SMA dan MA menjalani ujian nasional berbasis komputer. Dia mengatakan jika untuk wilayah Kabupaten Madiun sudah tidak ada lagi yang menumpang. Selain itu, dia belum menerima adanya masalah ataupun kendala di ujian hari pertama kemarin (1/4). ‘’Mapel bahasa Indonesia lancar,’’ tegasnya. (fat/pra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here