Terkendala Geografis, PDAM Tak Sanggup Layani

24
AIR BAKU: Instalasi PDAM unit Sudimoro belum mampu menjangkau permukiman di atas perbukitan.

PACITAN – Krisis air bersih di Pacitan semakin meluas memasuki musim kemarau kali ini. Warga di wilayah Kecamatan Sudimoro juga mulai terdampak. Sebagian memanfaatkan sungai dan mata air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. ‘’Masih ada beberapa warga yang belum berlangganan air PDAM,’’ kata Kepala Unit Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sudimoro Mislan Kamis (4/7).

Kondisi geografis yang sulit jadi alasan warga tidak memanfaatkan jasa PDAM. Dari lebih dari 500 potensi pelanggan di Sudimoro baru 387 yang telah terlayani. Terutama permukiman di perbukitan. Sebab, pipa saluran air sulit menjangkau ketinggian. Jika dipaksakan harus menambah pompa. ‘’Pipanya juga belum cukup, seperti di Pagersari,’’ ungkapnya.

Suprapto, teknisi unit PDAM Sudimoro, menambahkan bahwa pihaknya menggunakan sumber mata air dari gua setempat untuk diolah jadi air baku. Prosesnya dilakukan dengan kaporitisasi dan pemberian tawas untuk menjaga higienitas air. Setiap bulan dilakukan cek kesehatan dan kandungan bakteri dari sampel air PDAM. ‘’Harus diolah dulu sebelum disalurkan ke pelanggan,’’ terangnya.

Sulitnya memperoleh air bersih dan kendala geografis membuat sebagian warga memilih mengambil dari mata air secara mandiri. Pun puluhan truk engkel saban hari bolak-balik mengambil air yang dibawa dengan drum. Itu dilakukan sejak Ramadan lalu.  Selain dari sumber bawah tanah, warga juga mengambil air dari menggali sungai yang mengering. ‘’Padahal air sungai itu harus diolah dulu karena kaporitnya rendah,’’ katanya.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi krisis air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan juga melakukan dropping air di wilayah Sudimoro. Lebih dari 20 ribu meter kubik air dikirim dalam periode tertentu. Itu sekaligus menekan kebiasaan warga yang menggunakaan air sungai sebagai air baku saat kemarau. Ditengarai penyebaran virus hepatitis A berasal dari air sungai yang tak diolah sebelum dikonsumsi. (gen/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here