Terkait Isu Kiamat, Pemkab Serahkan ke Pihak Berkompeten

103

NGAWI – Kabar tentang 13 warga Bumi Orek-orek yang eksodus ke Malang terkait isu kiamat sudah dekat, sampai pula ke telinga Bupati Budi ’’Kanang’’ Sulistyono. Kendati demikian, pihaknya belum bisa berbuat banyak menyikapi hal tersebut. Alasannya, status aliran Thariqah Akmaliyah (TA) di Ponpes Miftahul Falahil, Desa Pulosari, Kecamatan Kesambon, Kabupaten Malang, itu masih abu-abu. ‘’Karena kaitannya dengan kepercayaan dan keyakinan, pemerintah menyerahkan masalah ini kepada yang berkompeten di bidangnya,’’ kata Kanang kemarin (20/3).

Anomali di balik kepergian 13 warga Ngawi ke Malang memang patut dipertanyakan. Isu terjadinya kiamat yang terangkum dalam tujuh fatwa diterima belasan jamaah Thariqah Akmaliyah asal Ngawi. Isi fatwa tentang hari kiamat itu membuat mereka berbondong-bondong ke Malang. Ada yang sendirian, ada juga yang mengajak anggota keluarganya. Pun, mereka sengaja menjual harta benda sebagai bekal hijrah. ‘’Untuk sementara ini, kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan MUI,’’ ujarnya.

Kanang berharap, melalui MUI dan aparat kepolisian, isu kiamat yang menggemparkan masyarakat itu segera terselesaikan. Pun, mengulik duduk permasalahan sebenarnya menjadi harga yang tidak bisa ditawar lagi. ‘’Aparat kepolisian sudah melakukan penyelidikan tentang ini,’’ tutur Kanang.

Kanang mengatakan, aparat kepolisian saat ini sedang berupaya mencari keberadaan belasan warga yang hijrah ke Malang tersebut. ‘’Kalau sudah begitu, kami akan intens mengajak mereka (jamaah TA asal Ngawi yang hijrah ke Malang, Red) pulang ke rumah masing-masing,’’ katanya kepada Radar Ngawi.

Kanang tidak menampik betapa kasus isu kiamat itu cukup menyita perhatian masyarakat. Sementara, sebanyak 13 warga yang kadung berangkat tersebut berdomisili menyebar di empat kecamatan. Yakni, lima jiwa dari Ngawi, Geneng (5), Kwadungan (1), dan Karangjati (2). ‘’Melalui OPD terkait, kami mengimbau untuk melakukan antisipasi bertambahnya jumlah warga yang pergi ke Malang,’’ pungkasnya. (den/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here