Terjunkan 8 Teknisi, Gunakan Mikrotik RB 951

138

MADIUN – Kemampuan penguasaan teknologi guru menjadi faktor penting penunjang kelancaran pelaksanaan ujian nasional. Hal itu dibuktikan SMKN 1 Geger saat mengikuti pelaksanaan tryout kejujuran berbasis komputer dan smartphone (BKS) yang digelar Jawa Pos Radar Madiun kemarin (12/2). ’’Semua tidak akan berjalan lancar jika guru pengawas di sini tidak menguasai IT (information technology, Red),’’ kata Ketua Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 1 Geger Moch. Rochim.

Dia mengaku total ada delapan teknisi untuk menunjang pelaksanaan uji kompetensi berorientasi industri 4.0 itu. Menurutnya, jumlah tersebut amat kurang jika tanpa bantuan guru lainnya. Sistem ’’getok tular’’ ilmu IT pun dilakukan tim pada seluruh guru yang ada. Sehingga mampu membantu kelancaran kegiatan berbasis digital yang dilakukan. Setelah SDM, kata Rochim, baru ke perangkat pendukung. Mulai dari komputer, jaringan, server, internet, dan lainnya. ’’Kalau hanya didukung perangkat tanpa SDM yang menunjang, kami yakin akan lebih sulit,’’ ujarnya.

Sedangkan untuk perangkat lainnya, pihaknya memiliki tujuh server.  Perangkat tersebut mampu menunjang semua aktivitas digital di sekolah dengan jumlah siswa sekitar 1.300 itu. Untuk pelaksanaan tryout kemarin, pihaknya juga menggunakan mikrotik RB 951 dengan unifi AP Long Range (Ubiquity). Perangkat tersebut terpasang di 39 ruangan yang ada. Selain itu, pihaknya menambahkan CCR Mikrotik sebagai routerboard.  ‘’Dengan semua perangkat itu, kami bisa menjalankan sistem tryout ini hanya dengan satu sesi walau jumlah siswa ratusan,’’ tuturnya.

Wakil Kepala SMKN 1 Kebonsari Bidang Kurikulum Lukman Harun mengungkapkan tingginya antusiasme siswa mengikuti ujian tersebut. Sebab, pelaksanaan ujian berbasis digital baru kali ini dilakukan smartphone. Dia mengatakan, tidak ada kendala teknis berarti yang dilalui selama pelaksanaan.  Bahkan, sekolah juga meminta guru untuk ikut aktif mengikuti pelaksanaan ujian tersebut. ‘’Supaya bisa mengevaluasi seperti apa kisi-kisi soal untuk para siswa, jadi nanti dibahas juga di sekolah,’’ terangnya. (ian/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here