PeristiwaPonorogo

Terjadi Lagi! Kebakaran Pertamini dan Mobil di Depan Okaz

PONOROGO – Daihatsu Zebra AE 320 SD hangus terbakar saat hendak memindahkan BBM ke Pertamini di Jalan Menur, Nologaten, Senin (8/7). Insiden di depan kompleks pertokoan Okaz ini kian memperpanjang daftar persoalan bahan bakar minyak (BBM) yang sampai kini tak satu pun tertuntaskan.

Api menyambar mesin pengisian Pertamini sekitar pukul 06.15. Setelah Alfan Heru Waskita, pemiliknya, memindahkan empat drum BBM dari mobil. Cairan mudah terbakar itu dialirkan menggunakan pompa air. ‘’Tiba-tiba mesinnya (pompa air, Red) jatuh ke luar mobil,’’ kata Gemilang Wardana, saksi mata.

Saat itulah, lanjut Gemilang, ada percikan api dari stopkontak di dalam mobil. Api pun cepat menyambar empat drum tersebut. Saat itu, si pemilik Pertamini sudah berusaha mendorong pompa air agar menjauh dari mobil, namun api telajur membesar. ‘’Tidak ada penumpang di dalam mobil. Pemiliknya tepat di samping mobil,’’ lanjutnya.

Saat unit pemadam kebakaran datang, api sudah berhasil dipadamkan warga. Kendati demikian, tetap dilakukan pembasahan. Mengingat rentannya kondisi tempat kejadian perkara (TKP). ‘’Stopkontak di dalam mobil, pompa air di dekat drum,’’ ujarnya.

Pemilik Pertamini yang sempat terkena sambaran api langsung dilarikan ke RSU Aisyiyah. Di luar itu, tidak ada korban jiwa. ‘’Pemilik mengalami luka bakar di kaki dan tangan,’’ ungkapnya.

Kasat Shabara Polres Ponorogo AKP Djoko Winarto yang turun ke lokasi menyebut kebakaran itu tersebab korsleting mesin pompa air. Pemilik Pertamini menggunakan aliran listrik di pos satpam pertokoan Okaz untuk mengoperasikan mesin pompa air. ‘’Ambil listriknya dari pos satpam pertokoan, disambungkan melalui kabel,’’ terang Djoko.

Menurut Djoko, sembari memindahkan BBM dari drum ke tangki Pertamini, pemiliknya juga melayani konsumen. Seusai itu, dia terkejut mendapati mesin pompa air terjatuh. BBM jenis pertamax pun meluber. Pemilik bergegas mematikan aliran listrik dengan mencabut stopkontak di dalam mobil. ‘’Biar pertamax-nya tidak berceceran di pelataran. Tapi, muncul percikan api dan menyambar drum,’’ lanjutnya.

Tak ingin kebakaran serupa terus berulang, Djoko berencana melakukan penertiban. Diawali dengan mengintensifkan koordinasi dengan dinas terkait di Pemkab Ponorogo. Juga meminta penyedia layanan BBM lebih berhati-hati. ‘’Kasus seperti ini sudah ketiga kali. Jangan sampai terulang lagi,’’ tegasnya. (mg7/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close