AdvertorialPonorogo

Terima Kasih Ponorogo

Dalam hitungan hari ke depan, tongkat estafet DPRD Ponorogo segera berpindah tangan. Dari anggota legislatif periode 2014-2019 ke anggota baru yang akan mewakili rakyat sampai 2024 mendatang. Berbagai catatan manis ditoreh wakil rakyat selama menjabat.

……….

BICARA pencapaian daerah, tak bisa dilepaskan dari sumbangsih kinerja legislatif. Sepanjang periode 2014-2019, wakil rakyat senantiasa mengawal eksekutif tanpa kenal lelah. Rapat paripurna hingga larut malam, rapat dengar pendapat (RDP), serta inspeksi mendadak (sidak) dilakukan secara intensif. ‘’Kami berupaya menjawab kepercayaan yang diberikan masyarakat dengan segenap hati,’’ kata Ketua DPRD Ali Mufthi.

Menjawab kepercayaan rakyat. Itulah misi 45 anggota DPRD dalam meneguhkan pengabdiannya selama lima tahun terakhir. Banyak jejak positif yang ditinggalkan dan perlu dilanjutkan. Pertama, puluhan peraturan daerah (perda) termasuk yang diinisiasi wakil rakyat. Urusan penyusunan produk hukum menjadi pekerjaan utama yang tak boleh dikesampingkan. ‘’Perda adalah produk utama DPRD sebagai badan legislatif,’’ tegas Ali.

Selama lima tahun terakhir juga mengawal kinerja eksekutif. Mencurahkan waktu, pikiran, dan hati menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pemerintahan. Alhasil, berbagai kebijakan pemkab sukses dieksekusi dengan baik. Salah satu yang krusial semisal relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan alun-alun ke Jalan Suromenggolo. Atau, memecahkan keruwetan persoalan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di tingkat SD dan SMP. ‘’Tugas DPRD adalah mengawal setiap kebijakan eksekutif. Sinergi yang baik antara kedua belah pihak tentu sangatlah penting,’’ ujarnya.

Berkat dukungan positif DPRD pula, berbagai capaian monumental sukses diraih pemkab. Sebut saja opini wajar tanpa pengecualian (WTP) selama tujuh kali berturut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pencapaian itu sangat prestisius bagi daerah ini. Membuktikan bahwa pengelolaan keuangan daerah dilakukan dengan tunduk pada hukum, serta mengutamakan asas kemanfaatan yang efektif dan efisien untuk rakyat. ‘’Semakin baik pengelolaan keuangan daerah, maka kemanfaatan dari APBD akan semakin optimal untuk rakyat,’’ sebut Ali.

Berbagai upaya yang telah dicurahkan DPRD diapresiasi tinggi oleh banyak daerah. Wakil rakyat acap menerima studi banding DPRD dari banyak daerah. Tidak sedikit yang ingin belajar dan mendalami kerja-kerja legislasi ke kabupaten ini. Menurut Ali, apa yang sudah dilakukan pihaknya semata untuk warga Bumi Reyog. Sebentar lagi, penggawa dewan berganti kepemimpinan. ‘’Terima kasih kami haturkan kepada segenap warga atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. ‘’Kami meyakini, anggota dewan terpilih nanti dapat membawa lembaga ini terus berkembang menjadi lebih baik, dan senantiasa tulus bekerja untuk rakyat,’’ tandasnya. (naz/c1/fin/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close