KriminalitasMadiun

Terencana, Begini Aksi Komplotan Pencuri Mesin ATM Balerejo

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Aksi pencurian uang anjungan tunai mandiri (ATM) di Desa Sumberbening, Balerejo, Kabupaten Madiun, Senin (13/1) mengingatkan pada film The Italian Job. Bila Charlie Crocker dkk menggondol batangan emas beserta brankasnya dari salah satu bank di Venice, Italia, komplotan pencuri lebih dari satu orang ini membawa kabur mesin ATM bank swasta itu dengan duit puluhan juta di dalamnya. Berat peranti transaksi uang itu nyaris setengah ton. Aksi panjang tangan dini hari itu terkesan rapi dan terencana matang. ‘’Sebelum eksekusi, didahului pemantauan,‘’ kata Kapolsek Balerejo AKP Suyanto.

Rapinya pencurian dipermudah lemahnya sistem keamanan dari bank. Suyanto menyayangkan hal tersebut. Pihaknya menemukan beberapa faktor yang mempermudah pelaku melancarkan aksinya. Di antaranya, penempatan mesin ATM tidak sesuai standar. Mesin itu hanya dikaitkan oleh sebuah baut di lantai. Tidak ada yang lainnya, termasuk pada bilik. ‘’Semestinya pengait yang berupa mur dan baut lebih dari itu,’’ ujarnya.

Suyanto menambahkan, faktor lainnya tidak ada penjagaan tambahan pada bilik ATM di depan kantor bank itu. Pihak bank hanya mengandalkan kamera CCTV. ‘’Selama ini tidak pernah ada petugas jaga atau sekuriti,’’ tutur kapolsek.

Aksi pencurian kali pertama diketahui anggota Polsek Balerejo yang patroli di kawasan Pasar Karang Malang sekitar pukul 06.30. Ketika melintasi tempat kejadian perkara (TKP), petugas mencurigai kondisi bilik ATM di pinggir jalan. Tempat menarik dan menyetor uang itu kosong tanpa terlihat mesinnya. ‘’Ketika dicek, kondisinya berantakan dengan sejumlah kabel terputus,’’ paparnya.

Sekitar 10 menit kemudian, sejumlah karyawan bank datang. Hasil meminta keterangan, kerusakan ATM dipastikan akibat pencurian. Polisi segera menggelar olah TKP dan menggali keterangan sejumlah saksi. Di lokasi, stavolt listrik, kabel, dan sebuah arloji hitam merek Womega diamankan sebagai barang bukti (BB). Polisi juga melacak sidik jari pelaku yang kemungkinan tertinggal di bilik kaca ATM. ‘’Kami pelajari juga rekaman CCTV di lokasi kejadian,’’ imbuh Suyanto seraya menyebut tidak ada warga setempat yang mengetahui kejadian pencurian dengan pemberatan (curat) itu.

Berdasar rekaman kamera pengawas, Suyanto menilai komplotan pencuri itu lihai dan profesional. Para pelaku tiba kali pertama pukul 03.08. Mereka seolah memantau terlebih dulu situasi sekitar bilik ATM. Sebelum akhirnya pergi dan kembali lagi setengah jam kemudian. Sedangkan aksi pencurian berlangsung sekitar 30 menit. Komplotan diketahui kabur menggunakan Toyota Avanza warna abu-abu. ’’Tidak bisa memastikan berapa orang. Yang jelas lebih dari satu karena berat mesin ATM mencapai 400 kilogram,’’ ujarnya.

Suyanto menyebut, ATM sanggup terisi uang maksimal Rp 70 juta. Berdasarkan keterangan karyawan bank, sisa uang di mesin sekitar Rp 41,4 juta. ‘’Penyelidikan masih terus berlanjut,’’ tandas kapolsek. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close