Tepis Isu Kelangkaan, Hiswana Migas Pastikan Stok Elpiji Melon Aman

17
MASIH AMAN: Petugas salah satu pangkalan elpiji di Ngawi sedang melayani warga Senin (8/7).

NGAWI – Isu kelangkaan elpiji tiga kilogram beberapa hari terakhir kerap menghiasi lini massa media sosial (medsos). Sejumlah warga mengeluh sulit mendapatkan jenis bahan bakar bersubsidi tersebut. ‘’Elpiji kok sulit di Ngawi ya. Tolong dong pejabat terkait segera lakukan sesuatu untuk menstabilkan pasokan,’’ tulis salah seorang warga di salah satu grup Facebook.

Sejak di-posting pada 3 Juli lalu, hingga Senin (8/7) keluhan warga itu sudah mendapatkan sebanyak 275 komentar. Banyak yang mendukung agar isu kelangkaan itu diviralkan supaya cepat mendapatkan respons pemerintah. Namun, ada juga yang membalas bahwa di sebagian wilayah elpiji melon tidak mengalami kelangkaan. Hanya, pembelian dibatasi satu tabung.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Madiun Agus Wiyono mengaku sudah melakukan pengecekan di lapangan. Hasilnya, elpiji melon tidak mengalami kelangkaan. ‘’Kami pastikan itu (posting-an di medsos, Red) hanya isu,’’ kata Agus.

Kalaupun memang ada kelangkaan seperti yang di-posting di medsos, lanjut dia, juga tidak jelas di mana wilayah yang dimaksud. ‘’Yang jelas, stok elpiji tiga kilogram di tingkat pangkalan masih aman,’’ tuturnya kepada Radar Ngawi.

Agus menambahkan, pihaknya siap merespons kondisi kebutuhan warga Ngawi. Namun, jika pemkab menginginkan tambahan pasokan harus melalui prosedur yang berlaku. Itu mengingat elpiji tiga kilogram merupakan barang bersubsidi. ‘’Harus mengajukan permohonan dulu ke Pertamina,’’ ujarnya.

Sales Executive Rayon IV PT Pertamina Agung Nurhananto menuturkan, kebutuhan elpiji tiga kilogram di Ngawi rata-rata mencapai 16.427 tabung per hari. Pun, usai muncul isu kelangkaan beberapa hari lalu, pihaknya telah melakukan penambahan pasokan secara fakultatif. ‘’Untuk bulan Juli ini sudah dua kali kami tambah, masing-masing jumlahnya 14.560 tabung,’’ ungkap Agung.

Dia menambahkan, selama ini pihaknya bersama Hiswana Migas Madiun selalu berupaya memastikan stok gas elpiji tiga kilogram di pasaran aman. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggandeng pemkab setempat. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here