Madiun

Tenggat Sengketa Cakades Geger Tinggal Sepekan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Calon Kepala Desa (Cakades) Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Mahmud Rudiyanto belum mendapat kepastian. Kontestan yang memprotes surat suara tembus simetris tidak sah dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 itu urung menerima kabar ihwal pelaksanaan mediasi di tingkat kabupaten.

Padahal, waktu telah berlalu 23 hari kalender sejak pemungutan suara 16 Oktober lalu. Sedangkan tempo penyelesaian perselisihan ditenggat 30 hari sesuai Perbup 31/2019 tentang Kepala Desa. Sisa waktu peraih 731 suara yang atas tuntutan membuka kotak suara dan hitung ulang suara tidak sah tinggal sepekan. ‘’Belum ada informasi, ini juga masih menunggu,’’ katanya Jumat (8/11).

Mahmud menyatakan, penyelesaian perselisihan bakal dibawa ke tingkat kabupaten. Setelah Senin lalu (4/11) upaya penyelesaian sengketa bersama tim pengawas dan panitia pilkades tingkat kecamatan tidak membuahkan hasil. Masing-masing tidak menemukan kata mufakat dalam tafsir suara sah dan tidak sah Perbup 31/2019. Juga Surat Edaran (SE) Kemendagri Nomor 140/5025/BPD, Oktober 2018. ‘’Saya akan mendesak segara diproses karena waktu terus berjalan,’’ ujarnya.

Dia menanyakan kapan mediasi dengan tim gabungan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dijadwalkan pemkab. Sebab, prosedurnya, ketika mediasi tingkat kecamatan belum menemukan titik terang, akan dinaikkan ke kabupaten. Sementara, sepengetahuannya baru cakades Pucangrejo, Sawahan, yang upaya mediasinya sudah naik sampai meja bupati. ‘’Ini saya menyusun persiapan untuk mediasi nanti,’’ ungkapnya.

Mahmud tetap meyakini Perbup 31/2019 tidak membahas secara jelas coblos tembus simetris. Sedangkan surat tercoblos di dalam kotak calon dan satu di ruang lain tanpa mengenai calon itu masuk hitungan suara. Itu berdasar SE Kemendagri dalam kasus Pilkades Senibung, Ketungai Kilir, Kalimantan Barat, tahun lalu. Dia juga akan menunjukkan tata tertib (tatib) pilkades Geger kepada tim mediasi tingkat kabupaten. ‘’Tatib jadi bukti konkret coblos tembus simetris itu sah,’’ tegasnya. (cor/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close