Ngawi

Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan Rawat Inap Ditiadakan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Layanan rawat inap di Puskesmas Pangkur sementara waktu ditiadakan. Sementara, layanan rawat jalan dan unit gawat darurat (UGD) dipindahkan ke tempat lain. Hal itu dilakukan buntut adanya seorang tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala UPT Puskesmas Pangkur dr Mochtar mengatakan, ruang yang digunakan tiga layanan tersebut sedang dilakukan disinfeksi selama dua hari berturut-turut sejak Kamis (11/6). ‘’Khusus layanan rawat inap, sementara ditiadakan,’’ jelas Mochtar.

Layanan rawat jalan, lanjut dia, dipindahkan ke gedung bagian belakang puskesmas setempat. Dia memastikan layanan di puskesmasnya mulai hari ini sudah kembali normal. ‘’Jadi, puskesmas tidak tutup, tapi hanya beberapa pelayanannya dipindahkan sementara,’’ ungkapnya.

Proses disinfeksi itu dilakukan karena sebelumnya ruang rawat inap, rawat jalan, dan UGD puskesmasnya merupakan tempat praktik pasien positif Covid-19 Ngawi ke-14. Yang bersangkutan merupakan seorang dokter yang bertugas sebagai koordinator dan konsultan rawat jalan serta pemeriksa di poli umum. ‘’Kadang juga sebagai dokter UGD dan rawat inap,’’ ujarnya.

Mochtar mengaku tidak mengetahui dari mana salah seorang tenaga medisnya tersebut tertular virus korona. Tetapi, berdasarkan tracing, pasien tersebut pernah mengikuti pelatihan tenaga kesehatan haji Indonesia (TKHI) di Surabaya.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, atas rekomendasi dinas kesehatan (dinkes), pihak puskesmas akhirnya melakukan disinfeksi seluruh ruangan yang digunakan praktik dokter tersebut. ‘’Kami juga sudah mengambil sampel swab para tenaga medis maupun karyawan puskesmas ini untuk dikirim ke laboratorium,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close