Pacitan

Temuan Batu Umpak, Diduga Peninggalan Zaman Kerajaan Mataram

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Warga Dusun Krajan, Desa Gasang, Kecamatan Tulakan, menemukan situs batu umpak Selasa (11/2). Sebelumnya, warga tidak mengetahui bahwa batu tersebut termasuk peninggalan Kerajaan Mataram.

Mereka baru sadar batu tersebut merupakan benda bersejarah setelah adanya penemuan serupa di tempat lain. Sejumlah warga menyebut bahwa sebelumnya ada empat buah batu umpak di lingkungan tempat tinggal mereka. Tapi, tiga di antaranya sudah terkubur dalam tanah. Sehingga, perlu dilakukan penggalian untuk mengangkut batu tersebut. ‘’Dari saya kecil sudah di situ, nggak ada yang berani mindah,’’ kata Atun, warga setempat.

Berdasarkan cerita, batu umpak digunakan sebagai dasar untuk membuat bangunan kerajaan. Hal itu didukung dengan penemuan batu-batuan serupa berbentuk tiang penyangga rumah yang berjarak beberapa kilometer dari lokasi. ‘’Belum ada yang melapor ke balai cagar budaya, jadi nggak tahu batu apa sebenarnya,’’ ungkapnya.

Atun menjelaskan, batu umpak tersebut berbentuk dua lapisan. Lapisan pertama berdiameter sekitar 30 sentimeter. Sementara pada lapisan kedua berukuran 50 sentimeter. Terkait kedalaman atau panjang batu, perempuan 47 tahun itu mengaku kesulitan memprediksinya. ‘’Pernah dengar ada yang iseng ngecek, di batu umpak lain sekitar 2-3 meter,’’ sebutnya. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close