Ngawi

Tebang Jati Perhutani Antar Wardi Masuk Bui

NGAWI – Kena batunya. Wardi Rianto, 37, asal Desa Sumberejo, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, harus meringkuk di ruang tahanan Polres Ngawi. Itu terjadi usai pria tersebut membalak kayu jati milik Perhutani. ‘’Tersangka ditangkap petugas yang sedang patroli,’’ kata Kasubag Humas Polres Ngawi Kompol Eko Setyomartono kemarin (5/1).

Wardi tertangkap tangan menebang jati di petak 75A RPH Gondang masuk Desa Lego, Kasreman, Ngawi, Selasa lalu (2/1) sekitar pukul 17.30. Saat petugas Perhutani mendatanginya, pria itu tampak menenteng gergaji manual. Tak jauh darinya terlihat sebilah sabit dan dua batang jati. ‘’Panjang jati gelondongan antara 2,5 sampai 3 meter,’’ imbuh Eko.

Saat diinterogasi petugas, awalnya Wardi mengelak telah melakukan pembalakan liar. Namun, setelah ditunjukkan dua batang kayu jati dan peranti penebangan, pria itu hanya bisa tertunduk lesu. ‘’Tersangka kemudian dibawa ke Polsek Padas hari itu juga,’’ tuturnya.

Di hadapan penyidik Polsek Padas, Wardi berdalih nekat membalak jati lantaran impitan ekonomi. Kendati begitu, pelaku tidak bakal bisa lolos dari jerat hukum. Wardi dijerat pasal 82 UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. ‘’Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara,’’ pungkas Eko. (mg8/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close