Tawon Gung Sengat Tiga Warga Desa Kiringan

97

MAGETAN – Keberadaan lebah atau tawon masih menjadi ancaman nyata bagi sejumlah warga Magetan. Pasalnya, beberapa hari ini sedikitnya ada tiga warga yang menjadi korban sengatan lebah. Bahkan, satu di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif.

Terbaru, ancaman serangan lebah dialami keluarga Didik Prasetyo asal Desa Kiringan, Kecamatan Takeran. Dia khawatir ketika melihat ada banyak lebah bersarang di rumahnya. Tak ingin terjadi apa-apa, Didik coba meminta tolong kepada petugas BPBD untuk mengusir lebah-lebah tersebut. ‘’Sebelumnya sudah ada tiga warga yang terdampak serangan tawon. Termasuk saya sendiri,’’ kata Didik kepada Radar Magetan.

BPBD yang menerima laporan terkait ancaman lebah langsung melakukan evakuasi. Dengan peralatan yang dimiliki, petugas memusnahkan sarang lebah yang ada di rumah Didik Prasetyo. ‘’Rencana mau kami bakar sarangnya. Tapi, karena posisinya berada di atap rumah dan khawatir memicu terjadinya kebakaran, makanya tadi cukup kami semprot dengan cairan beracun,’’ terang Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra.

Dari catatan yang dimiliki pihaknya, pemusnahan sarang lebah tidak hanya dilakukan kali ini saja. Beberapa waktu lalu BPBD juga sudah melakukan pemusnahan sarang tawon gung di Desa Truneng, Sukomoro. Bahkan, di lokasi tersebut korban sengatan lebah ada dua orang. Keduanya sampai pingsan. ‘’Total dalam dua bulan terakhir, ada sekitar empat kasus serangan lebah yang telah kami tangani,’’ ungkap Fery.

Fery menuturkan, sebenarnya sarang tawon gung ada di beberapa titik. ‘’Sarang tawon yang kami semprot ini karena berada di dekat permukiman warga dan meresahkan masyarakat. Kalau lokasi sarangnya di pohon yang tinggi atau tidak meresahkan warga, nggak akan kami basmi,’’ ujar Fery. (mgc/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here